

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena saat berkunjung ke sekolah beberapa waktu lalu. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Jayapura mencatat tingkat kelulusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kota Jayapura pada tahun 2026 mencapai 98 persen dari total sekitar 4.000 siswa. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan hasil yang cukup baik, meskipun tidak mencapai angka kelulusan sempurna seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Persentase kelulusan tahun ini berada di angka 98 persen. Tidak mencapai 100 persen karena terdapat beberapa siswa yang meninggal dunia serta ada yang berhalangan tetap, namun masih tercatat sebagai peserta didik di masing-masing sekolah,” ujar Rocky saat memberikan keterangan, Selasa (5/5).
Ia menambahkan, pengumuman kelulusan dilakukan secara serentak pada Selasa, 5 Mei 2026, tepat pukul 18.00 WIT. Berbeda dengan metode konvensional, tahun ini informasi kelulusan disampaikan secara daring melalui tautan resmi yang telah didistribusikan oleh Disdikbud kepada seluruh sekolah.
“Pengumuman dilakukan secara online. Link kelulusan sudah kami kirimkan ke masing-masing sekolah untuk kemudian diteruskan kepada siswa. Hal ini dilakukan untuk mempermudah akses sekaligus menghindari kerumunan,” jelasnya.
Rocky Bebena juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak sekolah, baik kepala sekolah, guru, maupun tenaga kependidikan, yang dinilai telah menjalankan proses pembelajaran serta pengawasan terhadap siswa dengan baik hingga tahap akhir pendidikan.
“Kami memberikan apresiasi kepada semua sekolah yang telah melakukan pengamatan dan pengawasan secara optimal kepada siswa-siswinya, sehingga proses pendidikan berjalan dengan baik dan tingkat kelulusan tetap tinggi,” katanya.
Di sisi lain, Disdikbud Kota Jayapura turut mengimbau para siswa yang dinyatakan lulus agar tidak merayakan kelulusan secara berlebihan. Pihaknya menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat.
“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh sekolah agar mengingatkan siswa untuk tidak melakukan euforia berlebihan. Jangan sampai ada aksi-aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Rocky.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…