Categories: BERITA UTAMA

Kejati Mulai Dalami Aliran Dana Rp11 Miliar di Keerom

Kejati: Kab Keerom Miliki Banyak Hutang

JAYAPURA-Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua, mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan pekerjaan peningkatan Jalan Yuruf-Amgoto Semografim, pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Keerom. Dimana dalam kasus ini, ada proyek pekerjaan yang belum dibayarkan sebesar Rp11,1 miliar, dan diduga dialihkan ke pos anggaran lain.

Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua, Nixon Nikolaus Nilla Mahuse mengatakan, yang berpotensi bertanggung jawab dalam kasus ini adalah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan dengan pekerjaan Dana Alokasi Khusus (DAK). “Bisa jadi kepala badan keuangan, kepala bidang dan bendaharanya,” kata Nixon, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (14/11).

“Sekarang alirannya yang kami telusuri, apakah “orang-orang yang punya kewenangan untuk itu”. Nah, kita akan cari dan kita telusuri itu,” sambungnya. Disinggung ada potensi uang tersebut lari ke Pemilu, Nixon mengaku belum mengetahui akan hal itu. Sebab, pihaknya masih mendalami aliran uang tersebut ke mana saja.

Ia mengatakan bahwa, seharusnya uang tersebut seharusnya masuk ke rekening penyedia. Namun kenyataannya tidak masuk. “Kami akan terus telusuri aliran dananya ke mana saja, jika sudah diketahui aliran danannya ke mana saja segera mungkin disampaikan ke media,” ujarnya. Ia pun mengatakan, Kejati Papua serius menangani kasus ini. “Masyarakat harus tahu bahwa Kabupaten Keerom itu banyak utangnya, pengungkapan kasus ini untuk meminimalisir agar jangan banyak utangnya,” katanya.

Adapun kronologis penanganan perkara ini yaitu pada tahap penyelidikan sudah dilakukan permintaan keterangan terhadap sembilan orang dari pihak Pemda Kabupaten Keerom dan penyedia jasa. Pekerjaan peningkatan jalan ini telah dinyatakan selesai 100% dan diserah terimakan kepada PPK, berdasarkan berita acara serah terima pekerjaan nomor 600/40/PHO /DPUPR /II/2024 tanggal 7 Februari 2024.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tekan Kemiskinan, OPD dan Jajaran  Harus Perkuat Kolaborasi

  Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…

56 minutes ago

​Ambil Langkah Preventif Untuk Selamatkan Satwa Langka

Dimana, untuk membendung laju kejahatan terhadap satwa liar tersebut, BBKSDA Papua secara masif menggalakkan program…

2 hours ago

Terlibat Politik Praktis, 3 ASN di Merauke Diberhentikan

Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya terlibat dalam politik praktis telah diberhentikan dari statusnya…

3 hours ago

Persipura Tahan Imbang Tim Promosi

Persipura dan Garudayaksa FC bermain 1-1, gol Persipura dicetak oleh talenta muda Lazarus Sinim. Meski…

4 hours ago

Duo Asing Persipura Cepat Beradaptasi

Juru taktik Persipura, Andri Ramawi mengaku kedua pemain impornya sangat cepat beradaptasi. Pemain asal Argentina…

5 hours ago

Tawuran Pelajar di Kotaraja, Anarkis dan Resahkan Warga 

  Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan…

6 hours ago