Categories: BERITA UTAMA

Waspada, Pilkada Papua Berpotensi Terjadi Pelanggaran HAM

JAYAPURA – Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) menyebut, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Papua berpotensi terjadi pelanggaran HAM. Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey menyebut pelanggaran HAM juga terjadi di Pemilu Februari lalu. Dimana banyak warga terutama kelompok marginal dan rentan yang tidak dapat menyalurkan hak suaranya. Itu disebut menjadi bagian dari unsur melanggar HAM.

Sebagaimana di Pilpres kemarin kata Frits, ada orang yang tidak bisa mencoblos ketika berada di pelabuhan, bandara, rumah sakit akibat tidak adanya tempat pemungutan suara (TPS) dan nama mereka tidak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT).

“Kelompok kelompok marginal, difabel, mereka yang berada di tahanan dan rumah sakit berpotensi dilanggar hak konstitusional mereka akibat tidak adanya TPS dan nama mereka tidak tercantum di DPT,” kata Frits saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (13/9).

Selain berpotensi adanya pelanggaran HAM, di Pilkada juga berpotensi terjadi konflik antara pendukung. Karenanya Komnas HAM meminta bakal calon kepala daerah untuk lebih bijaksana dan tidak membenturkan para pendukung. “Para calon jangan benturkan para pendukung, tidak memanfaatkan kekuasaan termasuk menghindari kampanye yang sentimen rasis, suku dan agama saat kampanye nantinya,” imbaunya.

Untuk menghindari adanya pelanggaran HAM, Komnas HAM meminta penyelenggara harus melakukan salinan data dan perbaikan terhadap penyelenggaraan Pilkada. Dimana pengawas dan Gakumdu harus ada upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran pidana Pemilu. Selain itu, menempatkan TPS di tempat tempat yang bisa dijangkau oleh masyarakat. Termasuk menempatkan TPS di bandara, pelabuhan, rumah sakit, dan lapas agar masyarakat bisa menggunakan hak suaranya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kasus Begal Payudara, Terdakwa Mengaku Disiksa Saat Ditahan

Kasus ini terjadi pada 10 Juni 2025 di Arso 2. Diceritakan bahwa saat itu korban…

13 minutes ago

Kapolri Janji Pengusutan Perkara Anggotanya yang Aniaya Pelajar hingga Tewas

Perkara dugaan penganiayaan yang dilakukan Anggota Brimob Bripka MS terhadap Siswa Mts yang berujung tewas…

1 hour ago

Alasan Masa Berlaku Kuota Internet dari Operator Seluler Tak Bisa Diperpanjang

Toni mengungkapkan, kondisi tersebut bisa berdampak pada penyesuaian tarif layanan, berkurangnya pilihan paket dengan harga…

2 hours ago

Polisi Muda Tewas Diduga Dianiaya Seniornya di Makassar Photo Author Antara

Kejadian tersebut diketahui setelah menerima informasi dari Direktorat Samapta Polda Sulsel terkait adanya keluhan korban…

3 hours ago

Produk AS Tidak Wajib Label Halal di Indonesia, MUI Tegaskan Waspada

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Ni’am Sholeh, mengajak masyarakat untuk…

4 hours ago

Amalan “Sunyi” Ramadhan yang Pahalanya Dahsyat tapi Sering Terlupakan

AMADAN bukan sekadar menahan haus dan lapar dari fajar hingga senja. Ia adalah madrasah ruhani…

5 hours ago