Categories: BERITA UTAMA

Tahun Ini Pemprov Siapkan Kapal Subsidi

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua mulai mempersiapkan pengoperasian kapal bersubsidi sebagai upaya memperkuat konektivitas antardaerah, mempercepat mobilitas masyarakat, sekaligus menekan biaya logistik di wilayah Papua. Program tersebut ditargetkan mulai direalisasikan tahun 2026 dan dilanjutkan secara bertahap tahun 2027.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua, Muflih Musaad, mengatakan pemerintah daerah saat ini masih menghitung kemampuan fiskal untuk menentukan jumlah armada serta besaran anggaran yang akan dialokasikan bagi penyelenggaraan transportasi laut bersubsidi.

“Sekarang kami sedang menghitung kapasitas fiskal daerah. Setelah itu baru dapat ditentukan berapa anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan transportasi laut,” ucapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (15/7).

Menurut Muflih, Pemprov Papua menargetkan sedikitnya dua kapal subsidi dapat mulai beroperasi pada 2026. Namun, realisasi target tersebut tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang saat ini masih menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

“Kalau kemampuan anggaran memungkinkan, kami akan mengoperasikan dua kapal. Namun apabila belum mencukupi, kami akan memulai dengan satu kapal terlebih dahulu untuk melayani beberapa jalur prioritas,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan kapal subsidi diharapkan dapat meningkatkan frekuensi pelayaran pada sejumlah rute strategis, terutama Jayapura-Serui dan Jayapura-Biak. Selama ini masyarakat kerap harus menunggu berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk memperoleh jadwal kapal penumpang.

“Kami berharap nantinya pelayaran Jayapura-Serui maupun Jayapura-Biak dapat beroperasi dua hingga tiga kali dalam sepekan sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar,” jelasnya.

Sambungnya, kapal yang akan dioperasikan harus memenuhi standar keselamatan pelayaran dengan kapasitas angkut lebih dari 400 penumpang agar mampu memberikan pelayanan yang aman dan nyaman.

Mengenai rute pelayaran, ia mengatakan masih dilakukan kajian untuk menentukan jalur yang paling mendesak dan memiliki nilai strategis.

“Kami sedang membahas trayeknya. Yang akan diprioritaskan adalah jalur-jalur yang paling dibutuhkan masyarakat dan memiliki dampak besar terhadap konektivitas wilayah,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua berencana memperluas layanan kapal subsidi ke wilayah lain yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses transportasi laut.

Meski demikian, Muflih belum dapat mengungkapkan secara rinci besaran anggaran maupun jumlah trayek yang akan dibuka karena seluruh perhitungan masih berlangsung.

“Kami ingin memastikan kebijakan ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Jangan sampai program sudah berjalan, tetapi terhenti di tengah jalan karena keterbatasan anggaran,” katanya.

Menurutnya, pengembangan transportasi laut merupakan salah satu program prioritas Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dalam membangun sistem konektivitas antardaerah yang lebih baik. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, program tersebut juga diharapkan mampu menurunkan biaya logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan pesisir.

Komitmen tersebut ditegaskan gubernur saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada awal Juli lalu untuk mempelajari sistem pengelolaan armada transportasi laut yang dapat diterapkan di Papua. Melalui pengembangan armada kapal bersubsidi, Pemerintah Provinsi Papua menargetkan masyarakat dapat menjangkau Kota Jayapura maupun pusat-pusat ekonomi lainnya dalam waktu yang lebih singkat.

“Dengan transportasi yang cepat dan terjangkau, masyarakat dapat membawa hasil pertanian, perkebunan, perikanan maupun kerajinan dari kampung untuk dipasarkan di kota. Pemerintah juga akan menyiapkan skema subsidi agar biaya transportasi tetap terjangkau,” ujar Gubernur Matius D. Fakhiri. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

5 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

6 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

7 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

8 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

10 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

11 hours ago