Categories: METROPOLIS

50 Anak Ikut Khitanan Massal Sehat Ceria

JAYAPURA – Kepedulian terhadap kesehatan anak dan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Khitan Massal Sehat Ceria 1448 Hijriah yang digelar Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Papua di Kota Jayapura, Rabu (15/7).

  Kegiatan sosial yang diikuti 50 anak tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga yang kurang mampu.

  Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kegiatan pelayanan kesehatan gratis seperti khitan massal menjadi salah satu bentuk kepedulian yang sangat dibutuhkan.

  Tidak hanya membantu mengurangi beban biaya yang harus ditanggung orang tua, program tersebut juga memberikan akses pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan ditangani langsung oleh tenaga medis profesional.

  Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Jayapura menyambut baik setiap bentuk kolaborasi yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

  Menurutnya, kehadiran YBM PLN Papua melalui program sosial tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial yang patut diapresiasi.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Papua yang telah melaksanakan kegiatan positif ini. Khitan massal gratis sangat membantu masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, sehingga anak-anak dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang baik tanpa terbebani biaya,” ujar Rustan Saru.

  Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk dunia usaha, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas.

  Menurut Rustan, khitan massal memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar kegiatan pelayanan kesehatan. Program tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap tumbuh kembang anak sekaligus membantu keluarga yang selama ini menunda khitan karena keterbatasan biaya.

  Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum tertentu saja, tetapi dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak pihak. Dengan demikian, semakin banyak keluarga yang memperoleh manfaat dan semakin luas pula jangkauan pelayanan sosial di Kota Jayapura.

  Khitan sendiri memiliki berbagai manfaat dari sisi kesehatan. Secara medis, tindakan tersebut dapat membantu menjaga kebersihan organ reproduksi, mengurangi risiko infeksi saluran kemih, menurunkan kemungkinan terjadinya penyakit tertentu, serta membiasakan anak menerapkan pola hidup bersih dan sehat sejak dini.

   Di samping manfaat kesehatan, pelaksanaan khitan massal juga memiliki dampak sosial yang besar. Program ini membantu keluarga menghemat biaya, memperluas akses terhadap layanan kesehatan, mempererat kebersamaan di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial. (kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

3 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

4 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

5 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

6 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

8 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

9 hours ago