Categories: BERITA UTAMA

“Tuhan” Akhirnya Diperiksa Polisi

Menurut Sianturi pemeriksaan dan pengambilan keterangan dari yang bersangkutan masih dilakukan namun pihaknya tidak dapat menahan Frenky Monim karena statusnya bukan sebagai tersangka. 

“Dari pengakuan Frenky Monim, bahwa ajaran yang ditetapkan kepada jemaatnya, mendapat bisikan dari roh yang menurutnya adalah Tuhan, kadang suaranya perempuan maupun laki-laki, hal ini yang dipercayai dan diteruskan kepada jemaatnya,”katanya lagi.

Untuk anggota jemaatnya sendiri, merupakan perkumpulan dari keluarganya, dan pemberitahuan ibadah dilakukan dari mulut ke mulut, atau undangan.  Terkait dengan pondok yang dibongkar, Diakui Frenky Monim kepada pihak kepolisian bahwa, pondok ibadah tersebut baru dirintis dan akan dilakukan pembangunan tempat ibadah sementara.

Namun terkait dengan pusat dari aliran agamanya, pihak kepolisian belum mendapatkan keterangan lebih lanjut dari yang bersangkutan. “Masih kami dalami,” tutupnya. Sementara  pihak Kementerian Agama Kabupaten Jayapura mengakui belum mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak terkait.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Jayapura, Steven A. Wonmaly, menjelaskan terkait dengan ajaran sesat tersebut, pihaknya sedang mengumpulkan informasi. 

“Kami sudah mendatangi Polres Jayapura, dan yang bersangkutan juga sedang diperiksa, terkait dengan apa ajarannya, dan seperti apa pengajarannya, belum dapat kami pastikan karena belum mendapatkan konfirmasi langsung dari FM, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (15/5) kemarin.

“Kami belum bertemu langsung dengan priya yang disebut-sebut sebagai Ayah Frengki Monim, tetapi yang kita harapkan agar masyarakat tidak terprovokasi dengan situasi yang ada,” jelasnya.

Pihaknya harapkan jangan sampai masyarakat terpancing, khususnya masyarakat didaerah Genyem dan sekitarnya, tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa, bahkan menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing.

“Terkait dengan hal ini, kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Jayapura, seperti apa ajaran yang dilakukan oleh FM masih didalami oleh pihak kepolisian, ” terangnya.

Dari sisi pemerintah, dari negara pasti akan melaksanakan langkah-langkah yang harus dilakukan. Terkait dengan ajaran dan kepercayaan dari FM, pihaknya belum mengetahui secara pasti, karena masih menunggu keterangan dari Polres Jayapura. (ana/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Baru Delapan Hari Sudah 16 Korban TewasBaru Delapan Hari Sudah 16 Korban Tewas

Baru Delapan Hari Sudah 16 Korban Tewas

Koordinator Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur dan…

22 hours ago

Polri Operasikan ETLE Drone, Pelanggar Lalu Lintas Lebih Mudah Terdeteksi

ETLE Drone ini mulai dioperasikan pada Januari 2026 oleh Subdirektorat Penindakan dan Penegakan Hukum (Subdit…

23 hours ago

Dirut Bulog Sebut Stok Beras Nasional Aman hingga Idul Fitri 2026

"Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog…

1 day ago

Pemidanaan Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian Lebih Ketat

Umar menjelaskan, dalam UU ITE yang baru dipertegas mengenai batasan substansial tentang jenis kebohongan digital…

1 day ago

Kebocoran Data Pribadi Meningkat, DPR Minta Akhiri Lempar Tanggung Jawab

Ironisnya, lonjakan kebocoran data justru terjadi setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan…

1 day ago

Gaji PNS 2026 Batal Naik Bulan Ini, Purbaya Ungkap Alasannya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya belum memutuskan atau menyetujui kenaikan gaji…

1 day ago