Categories: BERITA UTAMA

Bentuk Pansus Ungkap Pelaku Pelemparan Bom Molotov

JAYAPURA-Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) menggelar rapat kerja dengan Kodam XVII Cendrawasih di Ruangan Banggar DPRP Jumat (14/3). Raker tersebut menindaklanjuti pertemuan dengan Koalisi Advokasi Keadilan dan Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua pada 6 Maret 2025 terkait perkembangan kasus pelemparan bom molotov ke Kantor Redaksi Jubi pada 16 Oktober 2024 lalu.

Kasus  ini terkesan mulai kabur karena setelah  sebelumnya disidik oleh Polda Papua, kemudian kurang lebih dua bulan lamanya kasus ini kemudian dilimpahkan ke Pomdam XVII Cenderawasih karena diindikasikan pelaku adakan oknum TNI. Namun setelah ditangani Pomdam, tak lama kasus ini dikembalikan ke Polda karena hasil sidik Pomdam belum ada yang indikasi keterlibatan oknum TNI.

Pada pertemuan dengan Koalisi Advokasi Keadilan dan Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua ketika itu mereka meminta agar kasus tersebut didorong untuk agar pelakunya segera diungkap.

“Kami tidak memihak kepada pihak mana pun, tapi ini bagian dari dukungan kami agar kasus Jubi ini bisa terungkap secara terang benderang,” ujar Wakil Ketua III DPRP, Supriyadi Laling.

Ia menambahkan bahwa setelah rapat ini, Komisi I akan mengundang Polda Papua untuk meminta klarifikasi terkait perkembangan kasus.

“Kami belum menentukan waktu pastinya, tetapi intinya kami ingin memastikan kasus Jubi ini bisa terungkap,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi I DPRP, Tan Wie Long, menyatakan bahwa selain mengundang Polda Papua, mereka juga berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut pelaku pelemparan bom molotov tersebut.

“Sebelum Pansus dibentuk, kami akan mengundang Polda, Kodam, dan Koalisi untuk duduk bersama mencari solusi agar kasus ini bisa terungkap,” ujar Tan Wie Long.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani Banjir

Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…

39 minutes ago

Banyak Karhutla tapi Belum Ada yang Diproses Hukum

Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…

2 hours ago

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…

3 hours ago

Modal Nekat Buka Bengkel, Kadang Sedih Karena Berulang Kali Dibobol Maling

Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…

4 hours ago

Hampir Sepekan Akhirnya Palang Kampus Uncen Dibuka

​Kordinator Lapangan Aksi sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Uncen, Darki Uropmabin, memberikan klarifikasi bahwa…

5 hours ago

Keluarga Pelaku dan Korban Sepakat Serahkan ke Polisi

Kapolres mengatakan, aktivitas masyarakat di Kota Agats telah kembali berjalan normal. Kegiatan perekonomian, pelayanan publik,…

6 hours ago