Categories: BERITA UTAMA

Pekerjaan Berat Prabowo di Papua, Selesaikan Persoalan HAM di Papua

JAYAPURA-Pelaksanaan pencoblosan telah selesai dilaksanakan, dan hasil penghitungan cepat dari berbagai lembaga survey, Paslon 02, Prabowo-Gibran sudah meraih . suara di atas 50 persen, dan hampir semua provinsi Prabowo-Gibran menang telak, termasuk provinsi se tanah Papua.

Menanggapi hal itu, Guru Besar Ilmu Sosiologi Pedesaan, Universitas Cendrawasih, Prof. Dr. Ave Lefaan, MS mengatakan antusiasme masyarakat Papua untuk memenangan Prabowo-Girban menunjukan bukti bahwa   masyarakat Papua menaruh sebuah harapan besar di pundak Prabowo-Gibran untuk tanah Papua 5 tahun kedepan.

Dan menurutnya salah satu harapan besar masyarakat Papua adalah menyelesaikan persoalan HAM. Hal ini akan menjadi pekerjaan berat dari Pasangan Koalisi Indonesia Maju itu.

Apalagi selama ini Prabowo selalu menggaungkan perdamian. Dan tentunya perdamian merupakan menjadi kerinduan besar rakyat Papua selama ini. “Saya harap Prabowo bisa menunaikan janji janjinya, karena selama ini dia selalu mendengung dengungkan perdamaian di bangsa ini,” ungkapnya, Jumat (16/2) kemarin.

Selain itu Probowo juga kata Prof. Ave harus mampu membangun tanah Papua untuk kesejahteraan masyarakat. Tentunya dengan janji yang selalu digungkan mereka selama ini, seperti progam makan gratis dan berbagai program lainnya yang dijanjikan.

Apalagi Prabowo selalu mengatakan bahwa, Indonesia harus menjadi bangsa yang besar, bangsa yang kuat, bangsa yang makmur dan adil. Janji-janji itulah  menurut Prof. Ave harus ditunaikan oleh Presiden terpilih tersebut.

“Rakyat Indonesia khususnya yang ada ditanah Papua mengharapkan apa yang dijanjikan oleh Prabowo-Gibran selama ini harus direalisasikan,” ujarnya.

Dikatakan, progam makan gratis sangat penting dan harus direalisasikan, karena itu salah satu langkah untuk menekan angka kemiskinan ekstrim di Papua.

Tapi juga bantuan sosial lainnya juga harus direalisasikan sesuai janji yang digaungkan Prabowo-Gibran selama ini.

Sebab menurut pengamatan Prof. Ave persoalan di Papua selain persoalan HAM, tapi juga kesejahteraan masyarakat menjadi persoalan besar yang belum terselesaikan.

Padahal tanah Papua kaya akan hasil buminya, namun sayang masyarakat di dalamnya justru miskin bahkan termiskin di Indoensia. “Hal ini mesti menjadi perhatian serius Prabowo-Girban,” tandas Dosen Sosiologi Uncen itu.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dihuni Masyarakat Heterogen, Stabilitas Keamanan Jadi Prioritas

Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…

23 minutes ago

Terdakwa Kasus Pencemaran Nama Baik Diputus Bebas

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…

1 hour ago

Dari Lab Sederhana di Dok II, Lahir Harapan Baru Tenaga Kesehatan Papua

“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…

2 hours ago

Film Pesta Babi Bikin Publik Bertanya, Ada Apa dengan Papua?

Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…

3 hours ago

LBH Papua: Dogiyai Berdarah, Pelanggaran HAM Berat!

LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…

4 hours ago

Di Sentani, Pejalan Kaki Tewas Akibat Tabrak Lari

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban…

5 hours ago