

Aktifitas penambangan yang dilakukan disalah satu lokasi di Jayapura, Sabtu (13/12).(Gamel Cepos)
JAYAPURA – Aktifitas penambangan yang belakangan marak dilakukan di Jayapura diingatkan untuk tidak mengabaikan upaya reklamasi. Hal tersebut penting dan wajib dilakukan bagi pihak yang tengah melakukan pendulangan mengingat ada kawasan yang dipastikan terganggu dari aktifitas pendulangan tersebut.
Dari kondisi itu, mahasiswa Teknik Pertambangan Uncen berupaya memulai melakukan penanaman bibit pohon disekitar lokasi penambangan.
“Ini wajib dilakukan sebab selama ini banyak pekerja tambang yang abai. Hanya fokus mengeruk dan melupakan upaya reklamasi. Itu akan berbahaya jika tidak disikapi,” kata Lia Meditandi, Dosen Pengelolaan Lingkungan Tambang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Pertambangan Uncen disela-sela penanaman pohon di Waena, Sabtu (13/12).
Ia menjelaskan bahwa agenda akhir pekan kemarin tidak hanya reboisasi melainkan juga melaksanakan praktek menguji sample air atau Total Suspend Solid (TSS) atau total padatan tersuspensi dan Total Dissolved Solids (TDS) atau total padatan terlarut. Puluhan mahasiswa ini mempelajari soal Pengelolaan Lingkungan Tambang dimana sebelumnya diperkenalkan terkait tambang rakyat dan diakhir semester dilakukan reboisasi dan juga upaya reklamasi.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …