Categories: BERITA UTAMA

Berhenti di Ring Road, Ditilang

BERHENTI: Sejumlah kendaraan roda dua dan empat saat berhenti di Ring Road meski[sudah terpasang rambu lalulintas dilarang berhenti di lokasi tersebut, Selasa (15/10). ( FOTO : Elfira/Cepos)

Polisi Akan Giatkan Patroli di Ring Road

JAYAPURA-Pasca tewasnya pelajar dalam kecelakaan di jalur Ring Road, Senin (14/10), Polisi akan giatkan patroli di jalur tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi kecelakaan-kecelakaan lainnya.

Kapolsek Jayapura Selatan (Japsel) Kompol Marthin Koagouw mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Jayapura untuk mulai giatkan patroli serta tidak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di jalur Ring-road.

“Jangan ada yang parkir, jangan ada yang mancing, itu (Ring Road, Red) bukan tempat rekreasi. Itu jembatan, sehingga tidak boleh ada yang berhenti di jembatan tersebut,” tegas Kapolsek saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (15/10).

Aturan dalam lalu lintas lanjut Kapolsek sudah jelas larangan berhenti di atas jembatan. “Namun itulah masyarakat kita tidak sadar  setelah kejadian barulah sadar,” sesalnya.

Dari evaluasi Polsek Jayapura Selatan, sejak jalur Ring Road difungsikan perlu adanya pembatas jalan agar tak ada yang melambung atau melaju dengan kecepatan tinggi. Hal ini untuk  meminimalisir angka kecelakaan.

“Evaluasi kami selama Ring Road dibuka harusnya ada pembatas jalan tengah, selain itu aktivitas masyarakat yang rawan menimbulkan kecelakaan  di Ring road,” ucapnya.

Dikatakan, yang bisa menimbulkan kecelakaan di Ring Road adalah aktivitas masyarakat yang sering nongkrong. Berhenti di jalur Ring Road apalagi ada yang berjualan di situ. 

Secara aturan menurutnya,  tidak boleh ada kendaraan yang berhenti apalagi manusia karena bisa menimbulkan kecelakaan.

“Langkah yang akan kami ambil akan menegur mereka yang parkir. Jika tak mendengar kami akan lakukan penindakan dengan tilang. Sementara mereka yang jualan itu ranahnya Sat Pol PP,” tegas Kapolsek.

Sementara salah satu warga Anthon Raharusun menyebutkan, sejak dibukanya Ring Road banyak orang yang memberhentikan kendaraannnaya di sepanjang  Ring Road. Bahkan melakukan  aktivitas di sepanjang jalan Ring Road.

“Menurut saya ini  harus ditertibkan. Pemerintah Kota Jayapura melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak Lantas harus benar-benar melarang dan pastikan di jalan tersebut tidak boleh ada aktivitas apapun,” tegasnya.

Dengan begitu lanjut Raharusun yang juga pengacara ini, maka Ring Road tidak lagi digunakan sebagai aktivitas masyarakat atau bahkan tempat rekreasi.

“Saya khawatir di jalur Ring Road akan menjadi tempat-tempat kejahatan atau bahkan jadi tempat mesum,” katanya.

Aktivitas apapun menurut Raharusun segera ditertibkan. Kalau tidak maka di sepanjang jalan Ring Road selain menimbulkan suatau kerawanan tapi sampah juga berserakan  di sepanang jalan  dan bahkan  mengotori perairan  Teluk Youtefa. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

14 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

15 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

16 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

17 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

18 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

19 hours ago