Categories: BERITA UTAMA

Pemkab Pegubin Anggarkan Rp 21 Miliar

Costan Oktemka, SIP  ( FOTO: Humas Pemkab Pegubin for Cepos)

Bupati Oktemka: Untuk Pencegahan Covid-19 Tahap Pertama 

OKSIBIL-Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) di bawah pimpinan Bupati Costan Oktemka, SIP., dan Wakil Bupati Decky Deal, SIP., memberikan perhatian serius terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Pegunungan Bintang. 

Bupati Pegubin, Costan Oktemka, SIP., mengatakan, dalam rangka melakukan pencegahan dan penanggulan pandemi Corona, pihaknya telah membentuk tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pegunungan Bintang.

Untuk menunjang kinerja tim ini, Pemkab Pegubin menurut Bupati Oktemka sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 21 miliar. “Anggaran sebesar Rp 21 miliar kami siapkan untuk menunjang kinerja tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pegunungan Bintang. Ini tahap pertama, nanti kita akan lihat perkembangan selanjutnya. Karena kami di Pegubin hingga saat ini masih aman,” ungkap Bupati Oktemka kepada wartawan di Oksibil, Rabu (15/4) lalu. 

Tim Satgas yang sudah dibentuk sejak 23 Maret 2019 menurut Bupati Oktemka telah melakukan berbagai upaya pencegahan secara terus menerus. Salah satunya dengan melakukan pembatasan akses pesawat penumpang ke Kabupaten Pegunungan Bintang sejak tanggal 23 Maret lalu. 

“Selain ini, tim Satgas juga telah dan akan terus melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah pusat keramaian. Seperti bandara, perbankan, gereja, masjid, pasar  serta perkantoran yang ada,” tuturnya.

Tim Satgas ini menurut Bupati Oktemka juga gencar melakukan sosialisasi melui media cetak dan elekronik serta publikasi keliling di pusat ibu kota kabupaten. “Tim Satgas juga melakukan thermo scanner atau mengukur suhu tubuh bagi warga yang masuk dalam kategori ODP (orang dalam pengawasan). Yaitu warga yang datang dari daerah –daerah yang terpapar pandemi Corona,” tambahnya.

Adapun hingga saat ini belum ditemukan adanya warga yang terinfeksi virus Corona. Namun beberapa warga yang baru tiba di Oksibil tanggal 21-24 Maret lalu, sudah dikategorikan sebagai ODP sebanyak 59 orang. 

Pemkab Pegunungan Bintang melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pegunungan Bintang telah melakukan pemantauan terhadap 59 ODP dan sejak tanggal 21 Maret hingga saat ini tidak ada satu pun yang menunjukkan gejala terpapar Covid-19. (Humas/meky/nat)

newsportal

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

6 hours ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

7 hours ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

8 hours ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

9 hours ago

Pemkab Jayapura Mulai Tertibkan Legalitas Bangunan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…

10 hours ago

Kapal Foi Moi Didorong Jadi Penggerak Wisata Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…

11 hours ago