Categories: BERITA UTAMA

TPU Buper Dipalang, ini Tuntutan Suku Kaigere

JAYAPURA-Sejumlah warga yang berasal dari suku Kaigere mendatangi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Jumat (15/9/2023) sekira pukul 12.00 WIT.

Kedatangan mereka bukan untuk berziarah atau mengantar jenazah untuk dimakamkan di TPU tersebut. Mereka datang untuk memalang lokasi TPU Buper Waena baik itu pemakaman Muslim maupun Kristen.

Dari pantauan Ceposonline.com di lapangan, massa datang membawa truk yang berisi material karang yang kemudian digunakan untuk menutup akses jalan.

Arnol Kaigere selaku perwakilan suku Kaigere menyatakan pemalangan terhadap kedua TPU ini dilakukan lantaran keluarga besar suku Kaigere tidak mendapatkan kejelasan terkait status tanah tersebut. Untuk itu, secara tegas mereka menutup akses masuk di TPU.

Pennutupan ini akan mereka lakukan sampai ada penjelasan dari Pemkot Jayapura. “Maksud dari pemalangan ini tidak menghalangi progam pemerintah. Cuma kami minta kejelasan dari pemerintah terkait tanah pemakaman ini,” ujarnya.

“Kami tidak akan buka palang kecuali Pj wali kota turun menemui kami,” sambungnya.

Sebab lanjutnya keberadaan TPU Buper, sama sekali tidak memberikan kontribusi untuk pemberdaayan masyarakat, khususnya keluarga besar suku Kaigere.

“Kami sama sekali tidak mendapatkan apa-apa, dengan keberadaan TPU pemakaman ini,” bebernya.

Untuk itu, mereka minta adanya kebijakan pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya keluarga besar suku Kaigere. “Kami minta anak cucu kami diberikan pekerjaan,” pintanya.

Arnol menambahkan agar pesoalan ini diselesaikan, maka Pj Wali Kota Jayapura Jayapura harus membuka ruang kepada mereka untuk membahas terkait persoalan yang ada.

Sebab menurutnya sejak awal pembukaan TPU Muslim oleh Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano ketika itu, disampaikan bahwa tanah untuk TPU Muslim masih tersisa Rp Rp 5 milyar yang belum dibayarkan oleh pemerintah. Namun sayang sampai saat ini keluarga besar suku Kaigere tidak mendapatkan kejelasan terkait dana tersebut

“Dulu Benhur Tomi Mano bilang dana TPU Muslim masih sisa, tapi sampai sekarang kami tidak tahu dana itu sudah lunas atau belum,” ucapnya.

Tidak hanya itu pihaknya juga mempertanyakan kejelasan dari TPU Kristen. Pasalnya mereka juga tidak mengetahui kejelasan administrasi dari TPU Kristen. “Kami juga pertanyakan TPU Kristen sudah berapa yang dibayarkan,” bebernya.

Untuk itu diapun minta pemerintah kota segera memfasilitasi mereka untuk berdsikusi terkait perosalan lahan TPU tersebut.

“Masalah ini harus diselesaikan. Hal ini kami lakukan untuk masa depan anak cucu suku Kaigere,” tutupnya.(*)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KOTATPU

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

4 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

12 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

13 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

14 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

15 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

18 hours ago