

JAKARTA – Insiden penyerangan terhadap aparat keamanan dan menimbulkan korban jiwa terjadi di Jl Trans Papua Nabire -Paniai. Akibat penyerangan ini, dua personel Brimob dari Batalyon C Nabire gugur. Keduanya adalah Brigpol Arif Maulana dan Bripda Nelson C. Runaki.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu menyampaikan bahwa dua personel Brimob tersebut diserang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat mengamankan pelaksanaan pembangunan jalan Trans Papua ruas Nabire-Paniai.
“Kedua personel Brimob itu gugur dianiaya dan ditembak KKB saat melaksanakan pengamanan pembangunan jalan di Kilometer 126,” kata Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu yang dihubungi Antara dari Jayapura, Rabu (13/8) malam.
Setibanya di TKP, kata AKBP Samuel Tatiratu, Kasat Reskrim Polres Nabire langsung melakukan olah TKP. Dari keterangan saksi yang merupakan karyawan PT AMP Nabire, insiden itu berawal saat anggota KKB menyerang Brigpol Arif Maulana dengan alat tajam dan kemudian menembaki Bripda Nelson C. Runaki hingga keduanya gugur.
KKB juga membawa kabur dua pucuk senjata api laras panjang jenis Ak 47 beserta peluru yang ada di dalam magasen. “Sedangkan lima orang karyawan selamat setelah sempat mengamankan diri,” kata Samuel Tatiratu.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…