Sementara Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan dari pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya bahwa Mayor Aibon Kogoya dan pasukannya telah melakukan aksi penembakan dan pembunuhan terhadap dua aparat militer indonesia di Nabire tepatnya KM 128 serta melakukan perampasan dua senjata AK47 China dan 4 Magazen milik aparat militer indonesia.
“Kami siap bertanggungjawab,” tulis Jubir TPNPB, Sebby Sembom.
Dalam laporan lebih lanjut, Mayor Aibon Kogoya menghimbau kepada seluruh masyarakat sipil dan aparat militer indonesia untuk tidak melewati jalan Trans Nabire tujuan Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya dan Puncak Ilaga dengan mobil sambil menutup kaca
“Jika kedapatan kami siap tembak dan kami telah membuka lapangan perang di Jalan Trans sehingga semua pihak hati-hati,” ancam Sebby.
Ditambahkan bahwa dua senjata AK47 China tersebut juga telah menjadi aset TPNPB dan berada di tangan Mayor Aibon Kogoya dan pasukannya di Intan Jaya.
“Kami juga menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengerahkan pasukan militernya lalu melakukan aksi serangan balasan terhadap warga sipil yang tak bersenjata,” tutup Sebby. (antara/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…