Categories: BERITA UTAMA

Ditembak Saat Ngopi, Dua Warga Sipil Meregang Nyawa

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan namun waspada. “Kami imbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan, segera laporkan kepada pihak keamanan. Kami akan terus hadir dan bekerja keras untuk menjaga keamanan di Puncak Jaya,” ujarnya.

Sementara seorang warga bernama Syafaruddin dari Distrik Wanwi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin Lekagak Telenggen. Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan pegunungan Distrik Wanwi pada Sabtu (12/7).

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa korban terakhir kali terlihat oleh warga pada Jumat (11/7). Keesokan harinya, jenazah Syafaruddin ditemukan sekitar pukul 11.45 WIT dalam kondisi mengenaskan.

“Dugaan kuat korban mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam di bagian kepala dan kaki sebelum akhirnya jasadnya dibuang ke dalam jurang,” ujar Brigjen Faizal.

Menerima laporan dari masyarakat, tim gabungan dari Satgas Ops Damai Cartenz, Polres Puncak Jaya, dan TNI segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Proses evakuasi berlangsung dengan penuh tantangan karena medan pegunungan yang terjal dan sulit diakses.

Petugas harus berjalan kaki sejauh lima kilometer dan menuruni jurang sedalam 500 meter demi menjangkau jenazah korban. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan sepeda motor ke jembatan Distrik Wanwi, lalu diangkut dengan ambulans menuju RSUD Mulia.

Jenazah tiba di RSUD Mulia pada pukul 17.20 WIT dan langsung dilakukan pemeriksaan medis. Pihak keluarga merencanakan untuk memulangkan jenazah ke kampung halaman di Makassar. Brigjen Faizal turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

“Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya kehadiran aparat di daerah rawan. Kami akan terus bekerja keras menindak tegas para pelaku dan mencegah kejadian serupa. Saat ini, penyelidikan terhadap pelaku masih terus berlangsung,” tegasnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Ruas Jalan Rusak Diduga Karena Kendaraan Bermuatan LebihBanyak Ruas Jalan Rusak Diduga Karena Kendaraan Bermuatan Lebih

Banyak Ruas Jalan Rusak Diduga Karena Kendaraan Bermuatan Lebih

Kondisi ini dapat ditemukan di hampir seluruh ruas jalan di wilayah kota bahkan di wilayah…

15 hours ago

Terkait Korupsi, Direktur CV Bangun Sarana Papua Ditahan

Willy Ater menjelaskan, penahanan tersebut dilakukan setelah pihaknya melayangkan 2 kali panggilan kepada yang bersangkutan.…

16 hours ago

Aspek Keselamatan Pilar Utama Corporate Value PTFI

Menurut Tony Wenas, peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) tahun 2026 bukan sekadar…

17 hours ago

Sejumlah Pedagang di Pasar Sentral Timika Telat Bayar Retribusi

Karena keberatan dengan tarif itu, Petrus menyebutkan bahwa banyak pedagang yang menunggak pembayaran selama bertahun-tahun,…

18 hours ago

Pemkab Waropen – Pemilik Ulayat Sepakati Pembebasan Lahan Rp 4 Miliar

Bupati Waropen, Drs. F.X Mote, M.Si, yang hadir langsung bersama Wakil Bupati Yoel Boari, menegaskan…

19 hours ago

Operasi Batal Gara-gara Air Tak Ngalir

Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejak…

1 day ago