Categories: BERITA UTAMA

Diduga Tewas Ditembak, Jenazah Diarak Ke Kodim 1702/ Jayawijaya

WAMENA– Puluhan warga mengarak jenazah dari Frengky Kogoya dari RSUD Wamena menuju Kodim 1702/ Jayawijaya. Ini sebagai bentuk protes sekaligus meminta pertanggungjawaban pihak Kodim. Frengky diduga tewas karena dianiaya dan ditembak oleh oknum anggota Kodim 1702/Jayawijaya.

Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Arh. Reza A. Mamoribo, SE, M.Han saat menerima keluarga korban di halaman Makodim 1702/ Jayawijaya mengaku adanya oknum anggota Kodim yang terlibat. Pelaku diduga Sertu SL, anggota Provost Kodim 1702/Jayawijaya. Kejadian itu sendiri terjadi pada selasa (11/11) sekira pukul 08.30 WIT.

“Awalnya Sertu SL melihat Korban Frengky Kogoya melakukan pelemparan rumah dinas dan ini bukan pertama kalinya namun sudah sering dilakukan. Korban diduga sebagai Orang Dengan Gangguan jiwa (ODGJ),” ungkapnya di Makodim 1702/ Jayawijaya Rabu (12/11).

Melihat ini Sertu SL kemudian melompat dari pagar dan melakukan pemukulan dan menyerahkan korban kepada keluarganya untuk diamankan.

Setelah itu pukul 10.00 WIT korban kembali melakukan pelemparan lagi ke arah rumah dinas. “Terduga pelaku kembali menghampiri korban dan melakukan pemukulan sebanyak satu kali, lanjut lagi sekitar pukul 13.40 WIT terduga pelaku menuju ke rumah temannya atas nama Dani yang berada di samping markas Kodim 1702/ Jayawijaya untuk mengantar buah, namun diikuti oleh korban,”jelas Reza.

Saat korban mengikuti terduga pelaku, korban kembali melempar dan disitu pelaku meminjam senapan angin milik dari temannya kemudian melepas tembakan peringatan dan ketiga kalinya menembak ke arah korban dengan jarak 1 meter.

“Pada saat itu memang angin cukup kencang akhirnya mengenai pinggang dari korban, kemudian pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIT saya baru memonitor kejadian ini dan langsung memanggil terduga pelaku untuk melakukan BAP selama 4 jam, dan pukul 02.00 WIT saya laporkan kejadian itu ke Danrem 172/ PWY,”jelas Mamoribo.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

8 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

9 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

10 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

11 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

12 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

13 hours ago