

Sejumlah Bangun yang rusak akibat gempa bumi 6,4 SR.(Istimewa)
JAYAPURA – Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, diguncang gempa bumi berkekuatan 6,4 skala Richter (SR) pada Selasa (12/8) pukul 17.24 WIT. Pusat gempa berada di koordinat 1,90 LS dan 138,99 BT, sekitar 27 kilometer tenggara Sarmi dengan kedalaman 13 kilometer.
Kepala BMKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, menyebut guncangan gempa terasa tidak hanya di Sarmi, tetapi juga di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Wamena, dan sejumlah daerah sekitar.
“Meski cukup kuat, gempa ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Yustus dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (12/8) malam.
Ditambahkan Ketua Tim Kerja Pengamatan Geofisika BBMKG Wilayah V Jayapura, Danang Pamuji, Pasca-gempa utama, BMKG mencatat masih terjadi rangkaian gempa susulan.
“Banyak Gempa susulan yang terjadi, dan yang terbesar berkekuatan 5,1 SR, itu terjadi sekitar satu jam setelah gempa utama 6,4 SR itu,” ujarnya. Sejumlah gempa susulan lain berkekuatan lebih kecil, namun tetap dirasakan dibeberapa wilayah sekitar Sarmi. BMKG juga mendapatkan informasi ada sejumlah bangun termasuk rumah warga yang ikut roboh akibat gempa 6,4 SR ini.
Page: 1 2
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…