“Gempa ini tidak berpotensi tsunami, kenapa dia merusak bangun, karena pusat gempa sangat dangkal dan dekat dengan pemukiman sehingga getarannya sangat terasa,” jelas Danang. “Dari pantauan kami ada beberapa rumah warga rusak di Kampung Dabe Distrik Pantai Timur Barat yang bersebelahan dengan kampung Keder yang rasakan dampaknya,” lanjutnya.
Hingga berita Ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa dan juga jumlah bangun yang rusak akibat gempa tersebut. Tercatat ada 1 bangunan Gereja Kampung Keder yang rusak parah, jembatan di Sungai Biri juga retak, pagar RSUD Dabe roboh dan sejumlah rumah mengalami retak.
Masyarakat diimbau menjauh dari bangunan retak atau berpotensi roboh, serta selalu mengikuti informasi dari sumber resmi. “Kami masih memonitor potensi gempa susulan di Sarmi dan sekitarnya,” pungkas Danang.(kim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…
Manajemen kampus menjamin tidak ada toleransi bagi penyusupan paham maupun ideologi yang bertentangan dengan…