Categories: BERITA UTAMA

26 Motor, 3 Sajam dan 3 Pembawa Ganja Diamankan

JAYAPURA-Personel Polda Papua melaksanakan razia gabungan berskala besar di depan Mapolda Papua Lama, Kamis (9/10). Razia dalam rangkaian pelaksanaan hari ke-9 Operasi Sikat Cartenz II Tahun 2025, menyasar berbagai bentuk kejahatan jalanan dan tindak pidana narkotika yang marak terjadi di wilayah Jayapura dan sekitarnya.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasatgas Preventif Operasi Sikat Cartenz II, AKBP Marthin W. Asmuruf, melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi, termasuk Ditreskrimum, Ditresnarkoba, Ditsamapta, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Papua.

Razia dilakukan secara terpadu dengan sasaran kendaraan bermotor tanpa surat-surat resmi, barang hasil kejahatan, serta pengendara yang dicurigai terlibat tindak pidana.

Dalam pelaksanaan razia tersebut, petugas memeriksa puluhan kendaraan roda dua dan empat yang melintas. Pemeriksaan ketat dilakukan terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan serta identitas pengendara.

Pelaku Pembawa Ganja saat diamankan Polisi di Mapolda Papua Kamis (9/10). (foto:Foto/Humas Polda Papua)

Dari hasil kegiatan, tim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dan beberapa orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana. Adapun hasil kegiatan antara lain, 26 unit sepeda motor tanpa surat-surat dan kelengkapan kendaraan, 3 bilah senjata tajam, serta 4 bungkus narkotika jenis ganja yang terdiri dari satu bungkus besar dan tiga bungkus kecil.

Selain itu, turut diamankan 2 unit sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku pengedar ganja. Petugas juga berhasil menangkap tiga orang pelaku yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika, masing-masing berinisial JTP (23), SA (16), dan LB (18).

Ketiganya kedapatan membawa barang bukti ganja saat dilakukan pemeriksaan di lokasi.
Seluruh pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Papua dan Ditreskrimum Polda Papua untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasatgas Preventif AKBP Marthin W. Asmuruf menjelaskan bahwa kegiatan Operasi Sikat Cartenz II tidak hanya berorientasi pada penindakan hukum semata, melainkan juga bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan menekan angka kejahatan jalanan.

“Operasi ini kami laksanakan untuk menekan kejahatan jalanan seperti curas, curat, dan curanmor, sekaligus memberantas peredaran narkotika yang merusak generasi muda. Kami ingin memberikan efek jera bagi para pelaku serta rasa aman bagi masyarakat,” ujar Marthin.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

4 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

5 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

5 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

6 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

6 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

7 hours ago