

Polda Papua saat melaksanakan razia di SPBU Nagoya Kota Jayapura Selasa (10/9). Disinyalir selama ini banyak aksi kecurangan menggunakan mobil dengan tangki rakitan. (Foto: Humas Polda)
JAYAPURA – Seringnya terjadi antrian di depan SPBU menimbulkan kecurigaan bagi pihak kepolisian. Apalagi pihak pertamina menyatakan jika stok Bahan Bakar Minyak (BBM) selama ini dalan kondisi normal dan tidak ada kelangkaan. Tim Tipidter Polda Papua yang melakukan penelusuran akhirnya menemukan kecurigaan dan mengamankan dua unit mobil yang bagian tangkinya dirakit menjadi lebih besar.
Razia yang dilakukan Polda dibeberapa SPBU Kota Jayapura sebagai tanggapan atas penumpukan kendaraan di area SPBU, Selasa (10/9). Razia ini merupakan hasil dari pertemuan antara Kapolda Papua Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Kombes Pol Ade Sapari, dan pihak PT. Pertamina yang membahas masalah tersebut.
Kombes Pol Ade Sapari melalui Kasubdit IV Tipidter Dit Reskrimsus Polda Papua Kompol Agus Ferinando Pompos memerintahkan tim Subdit IV Tipidter memulai pengecekan disetiap SPBU Kota Jayapura.
Dalam Razia, ini Tim yang dipimpin Ps. Panit 2 Ipda Dito Ashari Ilmuwanto, di dampingi Ps. Panit 3 Ipda Thomas Melkisedek Koimera menemukan adanya dua kendaraan dengan tangki rakitan di SPBU Nagoya. Mobil dengan tangki rakitan ini diduga digunakan untuk pengetapan atau pengisian ulang BBM Bio Solar dengan barcode ganda.
“Tangki-tangki tersebut saat pemeriksaan dalam kondisi kosong dan diindikasi akan melakukan penimbunan BBM bersubsidi,” ucap Kompol Agus Ferinando kemarin. Mantan Kasat Reskrim Polresta ini menjelaskan bahwa tindakan yang diambil oleh anggotanya yakni mengamankan satu unit mobil Mitsubishi Canter warna kuning nopol PA 8864 AL dengan tangki rakitan 1.000 liter, serta mesin sedot solar dan plat nomor ganda.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…