

Pangdam XVII/Cenderawasih (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan janjinya bahwa pelaku pembunuhan dan mutilasidi Mimika yang melibatkan enam anggota TNI akan segera disidangkan.
“Tiga (3) orang sudah dibawa ke Jayapura (1 pamen, 2 tamtama). Pamen akan kami prioritaskan untuk penyempurnaan berkas untuk segera disidangkan di Makassar,” kata Pangdam saat ditemui ketika membuka kompetisi Liga Santri di lapangan sepak bola Denzipur 10 KYD/Waena, Senin (12/9) kemarin.
Pangdam menambahkan terhadap 3 (tiga) orang tersangka lainya, juga sedang dalam penyempurnaan berkas, dan masih berada di Timika. “Ya, dalam waktu dekat akan diterbangkan ke Jayapura untuk disidangkan apabila unsur-unsur sudah memenuhi, maka secepatnya akan disidangkan,” tandas Jenderal TNI bntang dua ini.
Sekadar diketahui, kasus mutilasi 4 warga asal Nduga itu terjadi Selasa (22/8/2022) sekitar pukul 21.50 WIT di SP 1 Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Setelah memutilasi selanjutnya para pelaku membungkus empat korban itu di dalam karung, dan membuangnya ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika.(rel/ryu/wen)
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…