Categories: BERITA UTAMA

Komnas HAM Turunkan Tim

Termasuk, tim juga sudah mendatangi Pomdam untuk memastikan keberadaan pelaku baik kasus Entrop maupun Keerom. Dan benar saja, jika pelaku sudah dilakukan penahanan di Pomdam.

”Sudah ada laporan polisi di Polsek Entrop terkait kasus penembakan tersebut. Kita juga sudah mendalami penyebab kejadiannya. Penyebabnya adalah cekcok antaran korban dan pelaku,” terangnya.

Terkait kasus penembakan di Keerom, Frits menerangkan jika tim sudah mendatangi TKP di Distrik Waris untuk melihat tempat di mana terjadi insiden yang diawali dengan protes masyarakat terhadap pembangunan talud, yang dinilai masyarakat pekerjaannya tanpa pemberitahuan kepada masyarakat pemilik hak ulayat.

Sehingga masyarakat selaku pemilik hak ulayat menyampaikan protes kepada pihak perusahaan yang mengerjakan talud tersebut.

”Protes itu mengakibatkan pelaku datang dengan nada keras lalu memaksa masyarakat untuk segera meninggalkan lokasi. Oknum anggota TNI (pelaku) dinilai arogan karena membentak dan lainnya. Termasuk pelaku bersitegang dengan korban,” ujar Frits.

Karena dinilai arogan, maka korban memukul motor pelaku menggunakan salah satu benda. Akibatnya, terjadi keributan dan pengejaran.

”Saat pengejaran itulah Komandan Tim Satgas Ketapang Swasembada BAIS menembak korban hingga tewas di tempat,” jelasnya.

Dari kesaksian para saksi di lapangan, termasuk foto yang didapatkan Komnas HAM menunjukan bahwa tembakan yang diarahkan pelaku kepada korban mengenai bagian ubun-ubun. Ini kemudian membuat korban meninggal dunia di tempat.

Atas peristiwa ini, masyarakat setempat masih melakukan pemalangan jalan di lokasi. Akibatnya, banyak mobil yang antre. Atas temuan ini, Komnas HAM akan menyurat kepada Pomdam untuk mendengarkan keterangan kedua pelaku yang sudah kami temui di tahanan Pomdam.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum MasukPerubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

13 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

14 hours ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

15 hours ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

15 hours ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

16 hours ago

Langsung Usung Tiga Poin

Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…

16 hours ago