Categories: BERITA UTAMA

Presiden Mendatang Harus Beri Perhatian Serius Rakyat Papua

JAYAPURA-Ketua Peradi Advokat Indonesia Jayapura Dr. Anthon Raharusun, mengharapkan Presiden RI yang akan datang harus benar-benar memikirkan kepentingan masyarakat Papua. Tujuannya agar masyarakat Papua masih merasa bahwa mereka bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKR)

  Hal itu ia sampaikan lantaran melihat berbagai persoalan di Papua selama ini terjadi karena berbagai faktor, salah satunya kurangnya perhatian pemerintah pusat terhadap kesejahteraan masyarakat Papua.

  Karena itu, tuntutan pemisahan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, seakan menjadi upaya atau langkah yang tepat bagi kelompok determinan. Oleh sebabnya hal ini tidak bisa dianggap sepele oleh pemerintah pusat khususnya bagi presiden yang akan datang.

   “Kalau pemerintah tidak memperhatikan secara baik, maka ini sangat berbahaya,” tandasnya, Senin (8/1)

  Anton   berpendapat dari ketiga pasangan Capres kali ini belum ada satupun yang memberikan perhatian serius terhadap rakyat Papua. Padahal isu Papua menjadi isu hanyat yang harus dibahas, dan tentunya tidak hanya sekedar menjadi wacana politik, tapi perlu adanya tindakan nyata yang dilakukan masing Capres untuk masyarakat Papua.

  “Saya melihatnya belum ada yang serius membicarkaan masalah Papua, semuanya masih dalam tatanan wacana,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago