Categories: BERITA UTAMA

Tak diakomodir di Dana BNPB, Kemensos Siap Bangun Rumah

SENTANI-Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan membangun  rumah layak huni bagi warga Jemaat Eklesia Milinik, Cycloop yang menjadi korban bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura pada Maret 2019 lalu.

“Sebanyak 68 unit rumah siap dibangun oleh Kementerian Sosial untuk warga  Jemaat Gereja Eklesia, Milinik Cycloop, yang menjadi korban bencana banjir bandang yang terjadi Maret 2019 lalu,” ungkap Tri Rismaharini dalam kunjungannya di kamp pengungsian korban banjir bandang 2019, Jemaat Gereja Eklesia, Milinik Cycloop, Sentani, Sabtu (7/8).

Risma memastikan akan membangun sebanyak 68 unit rumah layak huni itu sesuai dengan data yang diberikan oleh tokoh masyarakat Papua yaitu Pdt. Lipiyus Biniluk, M.Th., kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

“Jadi sebelumnya kami mendapatkan data dari bapak Lipiyus biniluk bahwa masih ada korban bencana yang belum mendapatkan bantuan,” katanya.

Saat itu dari data yang ada sekira 76 kepala keluarga yang dilaporkan oleh tokoh masyarakat Papua kepada Kemensos yang belum mendapatkan bantuan rumah layak huni. 

Selanjutnya Kemensos melakukan pencocokan data dengan BNPB pusat dan hasilnya ada 8 yang datanya sudah diakomodir sementara sisanya 68 kepala keluarga belum terakomodir di dalam dana penanganan bencana senilai Rp 275 miliar yang sudah digelontorkan oleh pemerintah pusat melalui BNPB pasca bencana.

“Kemudian kami padankan data yang diusulkan oleh BNPB dan data yang diusulkan oleh Pendeta Lipiyus Biniluk. Ternyata ada 8 yang sama, artinya memang ada yang  dibantu sementara sisanya belum. Padahal mereka ini kehilangan rumah sama sekali. Sisanya, 76 dikurangi 8 sesuai pengaduan,”ujar mantan Wali kota Surabaya itu. 

Untuk pembangunan rumah tersebut, Risma berjanji akan dibangun secepatnya. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pdt. Lipiyus terkait dengan ketersediaan lahan. Di mana lahan yang akan dibangun perumahan itu terletak di kawasan Doyo Baru.

Pembangunan rumah tersebut direncanakan dilakukan secepat mungkin sehingga masyarakat korban bencana banjir bandang itu bisa langsung menikmatinya pada saat Desember bertepatan dengan Natal bagi umat Nasrani di seluruh dunia.

“Pekerjaannya secepatnya akan dilakukan terhitung mulai dari sekarang nanti sekitar Desember rumah itu sudah diserahkan kepada mereka,” tambahnya.(roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

11 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

18 hours ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

19 hours ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

1 day ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago