

Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak melihat langsung proses rapid test antigen bagi ASN yang digelar di Aula Bogo Kobakma, Jumat (6/7) lalu. (FOTO: Humas Pemkab Mamteng for Cepos)
KOBAKMA-Hampir lima ratus Aparatur Sipil Negra (ASN) yang bertugas di Kobakma, ibu kota Kabupaten Mamberamo Tengah sudah mengikuti rapid test antigen secara gratis yang digelar Pemkab Mamberamo Tengah sejak Rabu (4/7) hingga Jumat (6/7) lalu.
Rapid test antigen secara gratis yang dipusatkan di Aula Bogo Kobakma selama tiga hari itu, dipantau langsung Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak (RHP) untuk memastikan agar semua pegawai di ibu kota bisa ambil bagian.
“Jumat, 6 Agustus merupakan hari terakhir pelaksanaan rapid test antigen secara gratis bagi ASN. Berdasarkan data hampir lima ratus lebih ASN dari delapan ratus lebih yang bertugas di ibu kota telah mengikuti rapid test antigen dengan kesadaran yang tinggi. Untuk itu saya menyampaikan terima kasih,” ungkap Bupati Ricky Ham Pagawak disela-sela pelaksanaan rapid test antigen, Jumat (6/7) lalu.
“Terima kasih juga bagi TNI-Polri yang mendukung penuh dan ikut ambil bagian. Kita peduli dengan kesehatan kita secara pribadi, keluarga dan orang lain, di tengah pandemi Corona yang melanda Indonesia,Papua dan Wilayah Lapago,”tambahnya.
Bupati RHP mengatakan, langkah ini diambil pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona dan untuk mengetahui potensi penyebaran di Kabupaten Mamberamo Tengah, lebih khusus di ibu kota kabupaten.
Sebab berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test antigen yang dilakukan tim dari Dinas Kesehatan dan RSUD Lukas Enembe, terdapat 18 ASN yang reaktif, sehingga pemerintah perlu mengambil langkah cepat agar penyebaran virus Corona bisa ditekan.
Menurutnya, setelah 18 orang dinyatakan reaktif, maka pemerintah mengambil langkah cepat dengan menyiapkan beberapa rumah dinas untuk karantina mandiri dengan menampung mereka.”Petugas kesehatan akan mengurus mereka sampai sembuh, dan itu merupakan tanggung jawab pemerintah,”ucapnya.
“Kabupaten Mamberamo Tengah ini kecil dan mempunyai jumlah penduduk yang sedikit, maka harus dijaga agar supaya yang sedikit dan tersisa ini tidak menjadi korban,” sambungnya.
Bupati RHP menuturkan, rapid test antigen yang diikuti ASN di Kobakma ini, juga akan diikuti ASN bertugas di empat distrik lainnya yakni Distrik Kelila, Eragayam, Ilugwa dan Mamberamo Tengah.
Selain ASN, menurut Bupati RHP mulai pekan depan hal yang sama akan diberlakukan bagi jemaat gereja maupun masyarakat di empat distrik lainnya.”Kami ingin agar semua elemen masyarakat di Kabupaten Mamberamo Tengah bisa ambil bagian dalam rapid test antigen,” pintanya. (Humas/reis/nat)
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…