Categories: BERITA UTAMA

Saling Menghormati Meski Awal Puasa Berbeda

SENTANI– Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Muhammadiyah Provinsi Papua Subhan Hamid Massa berharap perbedaan hari pertama puasa di bulan suci Ramadan tidak akan menjadikan pertentangan.

Pasalnya karena selama ini Muhammadiyah mempunyai keyakinan sendiri, oleh sebab itu umat MUhammadiyah tetap saling menghormati perbedaan dan tidak boleh ada perselisihan atau perdebatan.

“Kita mengimbau dengan perbedaan jatuhnya hari pertama  puasa di bulan suci ramadan 2024 jatuh pada hari Senin (11/3). Sementara itu, awal bulan syawal atau idul fitri pada Hari Rabu (10/4),” untuk Muhammadiyah tidak menjadikan ini suatu perdebatan,”ucapnya saat dihubungi Cenderawasih Pos, Kamis (7/3) kemarin.

  Subhan menjelaskan, keputusan hari pertama untuk Muhammadiyah melakukan puasa pertama di bulan suci Ramadan langsung dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, sehingga DPW Muhammadiyah Provinsi Papua juga menjalankan keputusan tersebut.

Subhan juga mengimbau, bagi para penceramah harus bisa memberikan kesejukan, kedamaian dan ketentraman, apalagi dalam menghadapi Pemilu serentak 2024 maka jangan sampai menciptakan ketersinggungan tetap harus menjaga kondusifitas.

“Muhammadiyah pilar utama penjaga kedamaian dan NKRI kita harus menjaga Marwah Muhammadiyah, memberikan ceramah yang damai, tidak boleh ada bermain politik praktis, tetap menjaga kerukunan, kejujuran, keadilan,”pesannya.

  Ditambahkan, untuk jamaah Muhammadiyah dalam melaksanakan salat tawarih juga sudah ada tempatnya ada di Masjid At Taqwa Padang Bulan, Masjid  Panti Asuhan Muhammadiyah Abepura, Masjid Muhammadiyah di Dok V, dan ada juga di Keerom,”jelasnya.(dil/wen)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…

50 minutes ago

Protes Pembongkaran Lapak, Pedagang Ajukan Tuntutan ke Pemkot

   Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…

2 hours ago

Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani Banjir

Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…

3 hours ago

Banyak Karhutla tapi Belum Ada yang Diproses Hukum

Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…

4 hours ago

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…

5 hours ago

Modal Nekat Buka Bengkel, Kadang Sedih Karena Berulang Kali Dibobol Maling

Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…

6 hours ago