“Keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas utama. Semua pihak perlu mengedepankan prinsip-prinsip Hukum Humaniter Internasional dalam setiap situasi konflik bersenjata,” ujarnya.
Kata Theo, YKKMP akan terus berupaya membangun koordinasi dengan berbagai pihak guna memantau langsung perkembangan situasi di wilayah tersebut. Ia juga mendorong pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan pengungsi internal di Tanah Papua.
Atas kondisi tersebut, YKKMP menyampaikan sejumlah sikap, antara lain mendorong pemerintah membuka ruang dialog, memberikan akses pemantauan bagi jurnalis independen, membuka akses bagi Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta memastikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi internal. (fia/ade)
Jumlah penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebanyak 833,89 ribu orang, bertambah 43,65 ribu orang.…
Menurut Yermias Degei, pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar demokrasi…
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, menyampaikan bahwa…
Kata Johannes, SKP merupakan rencana kerja, target, serta ekspektasi kinerja yang harus dicapai oleh ASN…
Penyerahan santunan tersebut dilakukan dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga Non-ASN…
"Hal ini perlu dilakukan mengingat Program MBG ini sangat membantu anak-anak sekolah, khususnya yang berasal…