

ILUSTRASI: Seseorang yang mengalami kegagalan. (Pexels/ Andrea Piacquadio)
JAYAPURA– Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Adriana Helena Carolina mengungkapkan, BPS Papua mencatat jumlah angkatan kerja pada November 2025 mencapai 866,25 ribu orang, meningkat 46,29 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. “Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat sebesar 77,76 persen, atau naik 3,7 persen poin dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi,”ungkapnya Jumat (6/2)
Jumlah penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebanyak 833,89 ribu orang, bertambah 43,65 ribu orang. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang peningkatan terbesar dengan tambahan tenaga kerja mencapai 50,80 ribu orang. Namun demikian, persentase penduduk bekerja di sektor formal justru mengalami penurunan.
Pada November 2025, penduduk yang bekerja di sektor formal tercatat 120,82 ribu orang atau 14,49 persen, turun 0,79 persen poin dibandingkan Agustus 2025. Sebaliknya, sektor informal masih mendominasi dengan 713,07 ribu orang atau 85,51 persen. BPS juga mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 sebesar 3,74 persen, naik 0,12 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…