Selain itu, ia juga mengajak para ASN untuk tetap menjaga iklim yang kondusif, serta menjaga citra dan martabat Papua yang lebih baik ke depannya. “Kita perlu saling mendukung, saling memperkuat dan kita harus mendukung semua pemimpin kita. Mulai dari daerah hingga tingkat nasional yaitu presiden dan wakil presiden,” katanya.
Fatoni berkata, proses demokrasi telah selesai, akan kembali lagi mengikuti proses demokrasi berikutnya pada 5 tahun yang akan datang. Di tengah proses demokrasi tersebut, menunjukan bahwa Papua dewasa dalam berdemokrasi.
“Terima kasih kepada ASN dan semua pihak yang sudah menjaga iklim yang kondusif, menjaga suasana yang aman dan damai selama proses pelaksanaan Pilkada di Provinsi Papua,” ujarnya.
Sekadar diketahui, informasi yang didapatkan bahwa pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua akan dilakukan pada Rabu (8/10) di Jakarta.
Sebagian Kepala OPD saat ini sudah berada di Jakarta. Sebelumnya, melalui Rapat Paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua secara resmi mengumumkan Mathius Derek Fakhiri dan Aryoko Alberto Rumaropen, sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih masa jabatan Tahun 2025 -2030. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…
Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…
Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…
Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…
"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…