

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Uskup Agung Merauke Mgr Petrus Canisius Mandagi, MSC, Ketua DPRP Papua Selatan Heribertus Silubun, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu dan sejumlah pejabat lainnya saat membuka Pesparani I Papua Selatan, Minggu (5/10) malam. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Perparani) Katolik I Provinsi Papua Selatan, Minggu (5/10), malam.
Pembukaan Pesparani I Papua Selatan ini dilaksanakan di halaman Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph Bambu Pemali, diawali dengan defile peserta dari Hotel Megaria ke Paroki Santo Ysepoh Bambu Pemali dilanjutkan dengan misa pembukaan dipimpin Uskup Agung Merauke Mgr Petrus Canisius Mandagi, MSC sebagai selebran utama.
Pelaksanaan Pesparani ini merupakan sejarah pertama yang dilakukan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LKP3D) Provinsi Papua Selatan setelah DOB.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengungkapkan, pujian-pujian mempunyai kuasa yang besar. Karena itu, dia mengajak seluruh Umat Katolik yang ada di Papua Selatan untuk memanfaatkan momen Pesparani tersebut untuk menyanyikan lagu-lagu pujian. Melakukan karya dan kebesaran Tuhan yang diterima setiap saat.
‘’Jika kita bernyanyi dengan hati, sama dengan kita berdoa 2 kali. Oleh karena itu, ini adalah pesta. Bukan perlombaan. Artinya, semua yang datang untuk meramaikan, saling menghibur dan turut serta mensukseskan pesta. Mari kita sukseskan pesta ini memuji kebesaran Tuhan,’’ pintanya.
Page: 1 2
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban…
Lagi-lagi Kantor Distrik Sentani di palang oleh pemilik hak ulayat,mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura harus…
Perkara yang menyeret mantan Bendahara SMA Negeri 4 Jayapura Parmi Milka Mugiutomo, sebagai terdakwa utama…