

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen saat memberikan keterangan pers di media center KPU Papua, Sabtu (20/9). (foto:Foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Dalam hitungan jam, tak lama lagi Papua bakal memiliki pemimpin definitif. Ini setelah nama pasangan calon Mathius Derek Fakhiri dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen (Mariyo) masuk dalam jadwal untuk dilakukan pelantikan pada Rabu (8/10). Sebelumnya informasi soal tanggal pelantikan juga sudah beredar luas termasuk flyer ucapan untuk pasangan Mariyo ini.
Keduanya direncanakan Rabu pukul 08.00 WIT akan dilantik sebagai Gubernur dan wakil Guberur Papua, periode 2025-2030 oleh presiden di istana negara. Pelantikan ini juga akan mengakhiri kekhawatiran publik terkait kepemimpinan dimana selama tiga tahun belakangan Papua hanya dipimpin oleh penjabat gubernur.
Sebelumnya, roda pemerintahan di Provinsi Papua dipimpin oleh tiga Pj Gubernur. Pertama, Ridwa Rumasukun, dengan masa jabatan 5 September 2023-5 Agustus 2024. Ramses Limbong, dengan masa jabatan 5 Agustus 2024-7 Juli 2025. Agus Fatoni, 7 Juli 2025 hingga saat ini. Adapun pejabat Gubernur dan Wakil Gubernur Papua sebelumnya yaitu almarhum Gubernur Lukas Enembe dan wakilnya Klemen Tinal. Mereka menjabat dua periode, pada periode pertama tahun 2013-2018. Lalu periode kedua tahun 2018-2023.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…