Categories: BERITA UTAMA

Polda Siap Beri Perlindungan

Terkait Ancaman KKB Terhadap Politisi yang Dukung DOB dan Otsus

JAYAPURA – Polda Papua menyatakan siap memberi perlindungan kepada para pihak yang sempat disebut oleh TPNPB-OPM untuk dijadikan target sasaran karena ikut mendorong Daerah Otonom Baru (DOB).

TPNPB-OPM secara gamblang menolak pemekaran, sementara masih ada pihak maupun politisi yang mendorong lahirnya DOB. TPN nampaknya kebakaran jenggot mengingat jika ini benar diputuskan oleh pemerintah pusat maka dipastikan kekuatan pihak  yang berseberangan akan terpecah.

Terkait ancaman TPNPB-OPM ini, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyatakan belum ada laporan. Namun pihaknya memiliki kewajiban untuk  memberi jaminan keamanan kepada para pihak yang mendapat ancaman. Hanya kata Fakhiri siapa saja  yang membutuhkan perlindungan maka pihaknya siap membantu.

“Kalau ada statemen begitu saya pikir wartawan juga diundang langsung. Jangan hanya keterangan-keterangan lewat pesan,” kata Fakhiri di sela-sela kegiatan donor darah di Mapolda Papua, Selasa (7/6).

Kapolda Fakhiri menyampaikan bahwa  jika memang ada ancaman maka polisi siap memberi perlindungan.  “Tapi jangan seolah-olah ada ancaman dari sekelompok. Sebab kami paham sehingga tidak  perlu bermain atas nama si A maupun si B. Biar ini mengalir, yang  tolak dengan agendanya dan yang dukung dengan agendanya. Jangan menghadap – hadapkan sesama anak negeri, sebab ini sangat tidak baik,” singkatnya. Sebelumnya, salah satu pentolan TPNPB-OPM, Purom Wenda melalui juru bicaranya, Sebby Sembom menyampaikan bahwa TPNPB-OPM akan mengejar para politisi yang mendorong DOB. Dua nama yang disebut adalah Lenis Kogoya dan Befa Jigibalom. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KKBPAPUA

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

1 day ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

1 day ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

1 day ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

2 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

2 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

2 days ago