

Direktur PDAM Merauke, Katerina Rapar, S.Sos, M.Si, saat ditemui media ini membenarkan kenaikan untuk langganan atau pesanan air tanki dari sebelumnya Rp 125.000 menjadi Rp 150.000.
MERAUKE- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke melakukan penyesuaian harga air tanki. Jika sebelumnya, 1 mobil air tanki ukuran 5 ton dengan harga Rp 125.000 menjadi Rp Rp 150.000.
Direktur PDAM Merauke, Katerina Rapar, S.Sos, M.Si, saat ditemui media ini membenarkan kenaikan untuk langganan atau pesanan air tanki dari sebelumnya Rp 125.000 menjadi Rp 150.000.
Menurut Katerina Rapar, kenaikan yang dilakukan ini hanya untuk melakukan penyesuaian sehubungan dengan naiknya harga BBM, spare part dan barang-barang lainnya. ‘’Kenaikannya juga tidak secara drastis. Tapi, hanya Rp 25.000 dari Rp 125.000 menjadi Rp 150.000 pertanki dengan ukuran 5 ton,’’ katanya.
Menurutnya, sebagai perusahaan milik pemerintah daerah, selain misi ekonomi atau berorientasi untuk mencari keuntungan tapi juga menjalankan misi sosial. ‘’Kita lebih melihat pada misi sosialnya,’’ terangnya.
Apalagi, lanjut dia, sebagian besar yang dilayani mobil tanki tersebut adalah masyarakat yang ada di pinggiran kota dengan ekonomi lemah. Secara ideal, lanjut dia, jika dihitung dengan biaya operasional dan maintanance, seharusnya sudah diharga Rp 200 ribu per tanki. ‘’Tapi, karena kita adalah pelayanan publik milik pemerintah, sehingga yang kita jalankan ada misi sosialnya, sehingga kita hanya menaikan Rp 25.000,’’ jelasnya.
Sementara pelanggan yang sudah terlayani dengan pipa jaringan PDAM, Katerina Rapar menyebut bahwa tidak ada kenaikan, harga masih tetap. ‘’Untuk pelanggan yang terlayani dengan pipa jaringan PDAM kita tidak naikan, karena harga yang ada sekarang masih sesuai kebutuhan,’’ pungkasnya. (ulo/tho)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…