

Robert Awi menunduk saat bersalaman dengan Pj Sekda Papua, Suzana Wanggai usai tapat penyerahan Plt kepada tiga ASN di kantor gubernur, Selasa (6/5) (foto:Elfira/Cepos)
Robert Awi Gantikan Amos Wenda di PUPR
JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong secara resmi menyerahkan surat perintah pelaksana tugas (Plt) kepada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN), di kantor gubernur, Selasa (6/5). Tiga jabatan yang kini diisi oleh Plt yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua dipercayakan kepada Robert Awi menggantikan Amos Wenda.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kini dijabat Orgenes Kambuaya serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ditempati Urip Supriadi Sukirno yang dulu dijabat Marthinus Rumbino. Gubernur Ramses Limbong menjelaskan bahwa rotasi dilakukan dalam rangka penyegaran organisasi dan merupakan hal biasa dalam birokrasi pemerintahan.
“Pergantian ini adalah bagian dari penyegaran, agar roda pemerintahan berjalan dengan baik ke depan,” kata Ramses kepada wartawan.
Ramses menjelaskan, jabatan Kepala BKD sebelumnya dijabat Marthen Kogoya yang kini diminta oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk menjadi Plt disalah satu dinas disana.
“Pak Marthen Kogoya diminta secara lisan oleh Gubernur Papua Pegunungan, dan tadi saya sudah bertemu langsung. Karena diminta untuk membantu daerah baru maka kita berikan izin sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya,” jelasnya.
Page: 1 2
Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…