Tidak hanya itu, anggota MRP Provinsi Papua kali ini menurut dia tidak dapat diharapkan oleh orang asli Papua untuk memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua. Anggota MRP Papua sebelumnya menurut dia bagus karena bisa memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua.
“MRP sebelumnya bagus, pimpinannya memperjuangkan hak dasar OAP tapi apa yang terjadi, beliau ditindak sampai lari ke luar negeri. Dia gugat pemekaran tetapi kemudian dia dihantam, artinya apa, artinya MRP dilarang bicara hak OAP oleh negara,”ucapnya
Orang asli Papua menurut dia memperebutkan jabatan anggota MRP Provinsi Papua bukan untuk memperjuangkan hak dasar orang asli Papua tetapi iming-iming gaji, tunjangan, fasilitas dan sebagainya.
“Anggota MRP yang ada semua kelompok oportunis. MRP itu boneka, masih bagus DPRP walaupun sama, diarahkan untuk gaji sudah selesai, jangan ada yang coba-coba bicara tentang hak OAP,”ungkapnya (fia/ren/wen)
Anggota MRP yang Dilantik:
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
anitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura memastikan pengamanan laga terakhir Persipura menjamu Persiku Kudus di Stadion…
Sebanyak 100 unit rumah permanen yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi RI di Kampung…
Persiker merupakan juara Liga 4 zona Papua dan menjadi wakil Papua pada seri nasional. Mereka…
Dari 47 CHJ, terdiri dari 18 laki-laki dan 29 perempuan. Jemaah tertua atas nama Kislam…
Ketua NPCI Papua, Jayakusuma menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) NPCI Pusat di Kota Solo, Jawa…
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.…