Tidak hanya itu, anggota MRP Provinsi Papua kali ini menurut dia tidak dapat diharapkan oleh orang asli Papua untuk memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua. Anggota MRP Papua sebelumnya menurut dia bagus karena bisa memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua.
“MRP sebelumnya bagus, pimpinannya memperjuangkan hak dasar OAP tapi apa yang terjadi, beliau ditindak sampai lari ke luar negeri. Dia gugat pemekaran tetapi kemudian dia dihantam, artinya apa, artinya MRP dilarang bicara hak OAP oleh negara,”ucapnya
Orang asli Papua menurut dia memperebutkan jabatan anggota MRP Provinsi Papua bukan untuk memperjuangkan hak dasar orang asli Papua tetapi iming-iming gaji, tunjangan, fasilitas dan sebagainya.
“Anggota MRP yang ada semua kelompok oportunis. MRP itu boneka, masih bagus DPRP walaupun sama, diarahkan untuk gaji sudah selesai, jangan ada yang coba-coba bicara tentang hak OAP,”ungkapnya (fia/ren/wen)
Anggota MRP yang Dilantik:
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…
Meski resmi dibuka beberapa catatan penting yang dapat dipetik dari hasil mediasi dari kedua belah…
Humas Kantor SAR Jayapura, Silvia Yoku, mengatakan pencarian telah dilakukan hingga mendekati perairan perbatasan Papua…
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan…
Penjabat (P) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, mengatakan bahwa dalam konflik tersebut ternyata…
Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna…