Tidak hanya itu, anggota MRP Provinsi Papua kali ini menurut dia tidak dapat diharapkan oleh orang asli Papua untuk memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua. Anggota MRP Papua sebelumnya menurut dia bagus karena bisa memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua.
“MRP sebelumnya bagus, pimpinannya memperjuangkan hak dasar OAP tapi apa yang terjadi, beliau ditindak sampai lari ke luar negeri. Dia gugat pemekaran tetapi kemudian dia dihantam, artinya apa, artinya MRP dilarang bicara hak OAP oleh negara,”ucapnya
Orang asli Papua menurut dia memperebutkan jabatan anggota MRP Provinsi Papua bukan untuk memperjuangkan hak dasar orang asli Papua tetapi iming-iming gaji, tunjangan, fasilitas dan sebagainya.
“Anggota MRP yang ada semua kelompok oportunis. MRP itu boneka, masih bagus DPRP walaupun sama, diarahkan untuk gaji sudah selesai, jangan ada yang coba-coba bicara tentang hak OAP,”ungkapnya (fia/ren/wen)
Anggota MRP yang Dilantik:
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
emerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta keterlibatan aktif masyarakat dalam proses penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan…
Padahal, kebiasaan tidur larut malam bukan sekadar menyebabkan kantuk keesokan harinya. Dalam jangka panjang, begadang…
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri mengatakan Pemerintah Kabupaten…
Tim Resmob Numbay Satreskrim Polresta Jayapura Kota bersama jajaran polsek berhasil mengungkap kasus dugaan tindak…
Aparat kepolisian bersama petugas keamanan bandara menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) melalui jalur kargo…
Kasi Humas Polres Boen Digoel Aiptu Ihsan, saat dihubungi mengungkapkan terkait rencana pemulangan ratusan pengungsi…