Tidak hanya itu, anggota MRP Provinsi Papua kali ini menurut dia tidak dapat diharapkan oleh orang asli Papua untuk memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua. Anggota MRP Papua sebelumnya menurut dia bagus karena bisa memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua.
“MRP sebelumnya bagus, pimpinannya memperjuangkan hak dasar OAP tapi apa yang terjadi, beliau ditindak sampai lari ke luar negeri. Dia gugat pemekaran tetapi kemudian dia dihantam, artinya apa, artinya MRP dilarang bicara hak OAP oleh negara,”ucapnya
Orang asli Papua menurut dia memperebutkan jabatan anggota MRP Provinsi Papua bukan untuk memperjuangkan hak dasar orang asli Papua tetapi iming-iming gaji, tunjangan, fasilitas dan sebagainya.
“Anggota MRP yang ada semua kelompok oportunis. MRP itu boneka, masih bagus DPRP walaupun sama, diarahkan untuk gaji sudah selesai, jangan ada yang coba-coba bicara tentang hak OAP,”ungkapnya (fia/ren/wen)
Anggota MRP yang Dilantik:
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Bupati Keerom, Daud, dalam sambutannya menekankan bahwa penggabungan ini bertujuan untuk memastikan sinkronisasi antara…
Peristiwa penembakan terjadi sekitar siang hari saat korban dalam perjalanan di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten…
Pemerintah daerah Kota Jayapura bergerak cepat menindaklanjuti penghapusan sekitar 53 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran…
Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, kuota haji Kota Jayapura tahun 2026 sebenarnya mencapai 302…
Kepala BBPOM Jayapura Herianto Baan menyampaikan bahwa penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik yang dilakukan pihaknya sebagai…
Apel pagi yang digelar Pemkab Yalimo dilaksanakan di halaman kantor Bupati Yalimo Senin 27 April. …