

Kasatgas Humas, AKBP Bayu Suseno memegang gambar pelaku MO yang diamankan karena tertangkap tangan akan menjual Senpi kepada salah satu pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata, Rabu (5/6) kemarin. (FOTO:Satgas Damai Cartenz)
JAYAPURA – Hasil pengembangan yang dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz terhadap seorang pria berinisial MO yang kedapatan melakukan jual beli senjata api di Depapre akhirnya berhasil mengungkap satu pelaku lainnya.
Setelah menangkap MO, kini aparat berhasil membekuk pelaku lainnya yakni PO. Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Faizal Ramadhani melalui Kasatgas Humas, AKBP Bayu Suseno menjelaskan bahwa pelaku MO diamankan pada Senin (3/6) pukul 18.07 WIT sedangkan PO diamankan sehari kemudian.
“Awalnya kami mendapat informasi bahwa akan ada transaksi jual beli senjata api di daerah Depapre, tim lalu bergerak mengikuti terduga pelaku MO. Informasinya senpi tersebut akan di jual kepada SK yang adalah anggota KKB dengan jabatan sebagai Kepala Staf Kodap I Tabi,” beber Bayu, Rabu (5/6).
Ia mengatakan identitas tersangka yang ditangkap pada Selasa 4 Juni 2024 yaitu, Petrus Oyaitouw berusia 74 tahun yang merupakan seorang petani. Petrus sendiri beralamat di Kelurahan Hedam, Distrik Heram, Kota Jayapura.
Lanjutnya, berdasarkan keterangan dari tersangka MO bahwa Petrus Oyaitouw, telah menjual kepadanya dua buah senjata api laras pendek, Dimana satu senjata api telah berhasil dijual dan satunya berhasil diamankan.
“Perlu diketahui bahwa, mereka ini merupakan jaringan pemasok senjata api dan amunisi kepada KKB Sepi Klembiab yang merupakan Kepala Staf Kodap I wilayah Tabi,” imbuh Bayu Suseno.
MO sendiri ditangkap saat berada di jalan Raya Depapre dimana dari tangannya diamankan satu puncuk senjata api pendek rakitan serta sejumlah uang tunai dan kartu ATM.
Sekedar diketahui bahwa MO dan PO merupakan jaringan pemasok senjata api dan amunisi kepada KKB Sepi Klembiab yang merupakan Kepala Staf Kodap I wilayah Tab. “Ini masih terus kami lakukan pengembangan untuk memastikan bahwa semua jaringannya bisa dibongkar,” tutup Bayu. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…