Pemprov Papua juga membangun kolaborasi dengan program nasional guna mendorong penciptaan lapangan kerja dan mengurangi ketergantungan pada sektor ASN. Selain itu, penataan ASN terus dilakukan melalui sinergi dengan instansi vertikal untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelayanan publik. Rifai mengajak masyarakat dan insan media untuk menyikapi informasi secara utuh dan berimbang, serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.
“Pemerintah tidak sedang menutup harapan, tetapi sedang menatanya agar tetap hidup, adil, dan berkelanjutan. Sebab masa depan Papua tidak hanya bergantung pada jumlah ASN, tetapi pada luasnya kesempatan kerja dan kuatnya kemandirian ekonomi masyarakatnya,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bila banjir di tempat lain, bisa langsung surut seiring dengan berhentinya curah hujan dari langit,…
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…