Ia menambahkan, kemunculan nama Rambo Wanimbo alias Botak Wanimbo bersama kelompoknya juga menjadi atensi bagi aparat keamanan, baik dari unsur TNI maupun Polri. “Kami terus melakukan langkah-langkah antisipasi agar mereka tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu keamanan masyarakat,” tegas Yusuf.
Sementara video yang beredar di sejumlah platform media sosial itu memperlihatkan seseorang pria yang mengaku sebagai anggota KKB Kodap Tolikara sambil membawa senjata api. Dalam narasinya, mereka mengklaim bahwa senjata tersebut dirampas dari seorang anggota TNI di wilayah Tolikara. ODC menurut Yusuf tengah melakukan pengejaran.
“Kami lakukan penebalan disana (Tolikara), kami perkuat personel dan juga melakukan pengejaran. Tapi karena ini menyangkut senjata milik TNI, tentu kami juga harus meminta informasi lebih lanjut,” tutup Yusuf. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…