

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan usai memimpin apel pasukan jelang Rapim XVII di Makodam XVII Cenderawasih, Selasa (5/2) kemarin. Pangdam XVII/Cenderawasih menegaskan dalam upaya membebaskan pilot Susi Air pihaknya tidak akan melakukan operasi militer (foto:Gamel/cenderawasih Pos)
JAYAPURA – Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan mengungkapkan bahwa pihaknya tidak butuh waktu lama untuk melakukan pembebasan sandera pilot Susi Air, Philips Mark Mehrtens yang sudah setahun lebih disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Cukup dengan mengerahkan kekuatan pasukan TNI maka dengan waktu yang sangt cepat semua akan selesai.
“Kalau mau dibebaskan dengan kekuatan pasukan bagi kami itu tidak sulit. Cepat saja itu tapi bukan itu yang kami inginkan,” kata Pangdam saat memimpin apel pasukan jelang Rapim XVII di Makodam XVII Cenderawasih, Selasa (5/2) kemarin.
Meski dikatakan tidak sulit jika mengerahkan kekuatan pasukannya namun disini Izak Pangemanan menyampaikan bahwa bukan itu jalan terbaik. Ia tak ingin ada korban dari warga sipil atau bahkan sandera itu sendiri.
“Kami menghindari munculnya korban – korban yang tidak perlu. Korban masyarakat terutama sandera sendiri sehingga kami memilih jalan negosiasi tanpa harus ada jatuh korban,” beber Mayjen Izak.
Jadi menurutnya jika hanya untuk menumpas KKB termasuk membebaskan sandera maka hal tersebut tidak sulit namun pihaknya tidak ingin ada korban lain yang tidak berkaitan dengan konflik bersenjata yang terjadi.
“Kalau perlu saya turun sendiri memimpin pasukan untuk membebaskan sandera tapi jika pasukan sudah diturunkan kan nantinya yang korban rakyat juga. Saya tidak mau itu terjadi,” tutupnya.
Ditanya soal kondisi pilot itu sendiri kata Pangdam, saat ini pilot dalam keadaan baik – baik saja dan masih sehat. “Pilot dia baik – baik saja, tidak perlu terlalu dikhawatirkan,” tutup Izak. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…