Categories: BERITA UTAMA

Personel Polda Diminta Segera Beradaptasi dengan KUHAP Baru

Juga Harus Terbuka Terhadap Kritik Sosial

JAYAPURA–Mengawali kalender tugas di awal tahun 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar kegiatan Apel Pagi Personel yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, di Lapangan Apel Mako Polda Lama, Jayapura, Senin (5/1)

Dalam arahannya, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menekankan pentingnya bagi setiap anggota Polri untuk memiliki jiwa yang terbuka terhadap kritik sosial.

“Kritik-kritik tersebut, baik melalui media hiburan maupun fenomena sosial lainnya, merupakan catatan penting dan bahan introspeksi bagi kita. Ini menunjukkan adanya harapan besar dari masyarakat agar Polri benar-benar profesional dan bersih,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Memasuki tahun 2026, Wakapolda juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan undang-undang baru yang mulai diterapkan. Ia menegaskan bahwa kewibawaan Polri tidak datang dari kekuasaan, melainkan dari kompetensi dan integritas anggotanya.

“Setiap personel harus meningkatkan literasi, wawasan, dan kemampuan berpikir kritis. Kita harus mampu menjalankan tugas secara tepat dan bertanggung jawab di tengah kompleksitas hukum yang semakin tinggi,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago