Categories: BERITA UTAMA

Tiga Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Tewas Ditangan KKB Ngalum Kupel

JAYAPURA – Aksi kejahatan bersenjata di Kabupaten Pagunungan Bintang kembali terjadi. Tiga tukang ojek ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada Senin (5/12) dan Selasa (5/12). Sebelumnya diinformasikan bahwa hanya ditemukan 2 korban yakni La Usu dan La Aman sedangkan satu korban lainnya, Al Ati ditemukan Selasa siang.

Kuat dugaan jika para pelaku merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel. Ketiga korban biasanya mangkal di pangkalan Kali Digoel Distrik Okaom Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kepala Bidang Humas Polda Papua sekaligus sebagai Kasatgas Humas Damai Carten Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal Senin malam membenarkan kejadian itu. “Sekitar pukul 14.13 WIT terjadi penyerangan oleh OTK terhadap 6 orang tukang ojek di Pangkalan Ojek Kampung Mangabib, Pegunungan Bintang, namun anggota baru menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.10 WIT,” kata Kombes Kamal.

Dari kronologis yang diperoleh Cenderawasih Pos, pukul 12.00 WIT salah satu tukang ojek, La Sambo dan La Ati dari pangkalan ojek Okpol menuju pangkalan Kali Okse Distrik Oksebang namun disini La Ati tiba lebih dulu. Dua jam kemudian tak jauh dari pagkalan ojek melintas KKB dengan jumlah sekitar 15 orang dengan membawa 2 pucuk senjata laras panjang dan saat itu kelompok ini meminta para tukang ojek untuk tidak kabur.

Namun karea ketakutan akhirnya La Sambo memilih kabur dengan memutar motornya dan tak lama terdengar bunyi tembakan 3 kali. Lalu sekitar pukul 16.30 WIT enam anggota keamanan menuju TKP untuk mengevakuasi para korban. Sebelumnya para KKB ini mengancam para tukang ojek di Pangkalan Kali Okse Distrik Oksebang dengan menodongkan pistol dan karena ketakutan akhirnya 5 tukang ojek melarikan diri turun ke jurang dan diperoleh informasi 3 orang telah diamankan dan bersama masyarakat Kampung Mangabib Distrik Oksebang sementara 2 orang masih belum didapat info hingga akhirnya kabar terbaru 2 orang ditemukan tewas pada Senin dan satu korban lainnya ditemukan Selasa.

 “Tim gabungan dari Polres Pegunungan Bintang dan TNI serta Satgas Ops Damai Cartenz saat ini sedang menuju Lokasi di untuk mengevakuasi korban di tengah-tengah cuaca buruk, hujan dan berkabut serta minimnya penerangan,” tandasnya.

Sementara Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo menyampaikan bahwa kemungkinan kelompok ini ingin menunjukkan eksistensinya dengan melakukan aksi tersebut.

“Jadi dua korban sudah ditemukan dan satu orang yang sempat dilaporkan hilang juga berhasil ditemukan. Untuk sementara dugaan kami ini dilakukan KKB karena ingin menunjukkan eksistensi mereka,” beber Cahyo. (ade/gin)

newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

14 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

22 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

23 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

24 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

1 day ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

1 day ago