

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A.Maclarimboen S.IK., MH., (Foto:Priyadi/Cepos)
Soal Penanganan Kasus Kebakaran di Gedung D Kantor Bupati Jayapura
SENTANI -Polres Jayapura masih terus berupaya dalam mengungkap peristiwa kebakaran beruntun di Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A.Maclarimboen, mengungkapkan sampai saat ini untuk perkembangan kasus kebakaran terakhir di Gedung D Komplek Perkantoran Bupati Jayapura di Gunung Merah, Sentani, masih dalam penyelidikan dan Polres Jayapura telah melakukan Kegiatan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kami juga telah melakukan Pemeriksaan terhadap 17 Orang Saksi, telah menyurat ke Labfor untuk hasil uji Barang Bukti (BB),”katanya, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (3/11)kemarin.
Dijelaskan, hasil CCTV telah dikantongi dan masih di dalami tim lab kriminal. Sehingga membutuhkan waktu untuk melihatnya secara detail obyek apa saja yang tentunya terekam dalam CCTV itu.
Kata Kapolres, pihaknya masih terkendala dalam mengungkap siapa pelaku dalam peristiwa kebakaran itu, hal ini dikarenakan saat kurangnya saksi yang menerangkan keterangan yang mengarah ke terduga pelaku dan kurangnya bukti petunjuk di lokasi kejadian.
“Saat ini kasus pembakaran yang terjadi di kompleks perkantoran Kabupaten Jayapura masih di lakukan penyelidikan oleh penyidik Polres Jayapura. Untuk itu, di imbau kepada masyarakat untuk tidak membuat statement yang dapat menimbulkan konflik di masyarakat,”pesannya.
Page: 1 2
Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir proses penyidikan sebelum memasuki…
Polisi sendiri mengetahui adanya kasus pembunuhan ini setelah mendapatkan informasi adanya seseorang dengan menggunakan sepeda…
Padahal ia meyakini Papua adalah tanah injil, tanah perjanjian yang diberkati oleh Tuhan. Namun melihat…
Lonjakan kasus campak di Indonesia kembali menjadi sorotan internasional. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)…
“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka Erwin, diperoleh keterangan bahwa yang bersangkutan dalam menjalankan aktivitas peredaran…
Salah satu warganet menuliskan bahwa fasilitas di Otonom dibangun menggunakan anggaran negara, bukan milik kelompok…