Categories: BERITA UTAMA

Pemekaran DOB Mesti Mendorong Status Bandara Frans Kaisepo ke-Intenasional

JAYAPURA-Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uncen Mesak Iek mengharapkan Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) mencabut status Bandara Frans Kaisepo Biak, dari Internasional menjadi Domestik, perlu dipertimbangkan secara matang.

Sebab dengan adanya pemekaran DOB saat ini, maka peluang wisata yang ada di Papua menjasi sumber PAD. Bahkan di Kabupaten Biak sendiri, mempunyai pantai-pantai yang sangat eksotis dengan keragamaan sosial budaya masyarakat yang sangat menarik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Hanya saja selama ini masih belum dikelola secara baik, sehingga daya minat wisatawan asing mungkin berkurang.

Misalnya pantai Pantai Anggopi, Pantai Anggaduber, Air Terjun, Karmon dan pantai lainnya yang eksotis, bahkan sidana ada Gua Jepang yang sangat dikenal masyarakat luas.

“Dengan dicabutnya status Bandara Frans Kaisepo menjadi domestik, maka akan cukup sulit bagi wisatawqn asing berkunjung kesana, jadi saya harap keputusan ini dipertimbangkan lagi,” ujar Dekan FEB, Jumat (3/5).

Hal lain mencabutnya statua Bandara Internasional ini akan berpdampak pada pertumbuhan ekonomi di Daerah DOB. Sebagaiman DOB juga memiliki tempat wisata yang tidak kala menaeik dari tempat lainnya. Juga untuk Papua Barat yang selama ini dikenal seperti Raja Ampat. Jika Bandara ini tidak lagi menjadi Bandara Internasional, maka akan menutup peluang bagi wosatawan untuk berkunjung ke Wisata yang ada baik di Papua Induk, maupun Provinsi Lain di tanah Papua.

Selama ini Raja Ampat itu paling banyak pengunjung dan itu rata rata wisatawan daei manca negara, kalau Banda Frans Kaisepo tidak melayani penerbangan luar negeri, maka tentuny wisata ini tidak akan bertumbuh,” tandas Mesak Iek

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Perekutan Guru Honor KII Akan Disesuaikan dengan Kebutuhan

Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…

16 minutes ago

Akibat Pelanggaran Distribusi BBM Subsidi, Pertamina Sanksi SPBU SP 2

Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…

1 hour ago

Tahun Ini, DPMPTSP Merauke Targetkan Investasi Rp 7 Triliun

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke Marwiah Ali…

2 hours ago

Pemprov Papua Selatan Tunggu Penyerahan Aset Penjara Boven Digoel

Marthen mengatakan, aset Penjara Boven Digoel telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya. Namun hingga…

3 hours ago

Dinas Pendidikan Mimika Alihkan Bantuan Dana ke Beasiswa Berbasis Kinerja

​Langkah strategis ini diambil sebagai respons langsung atas temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)…

4 hours ago

Mentan Siapkan 1.000 Hektar Cetak Sawah Baru

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyiapkan pengembangan cetak sawah baru seluas 1.000 hektar…

5 hours ago