Categories: BERITA UTAMA

Pemekaran DOB Mesti Mendorong Status Bandara Frans Kaisepo ke-Intenasional

Diapun mengatakan dengan kondisi geopolitik di Papua saat ini, dimana tingka keamanan masih menjadi perosalan serius, mungkin sja ini menjadi alasan selama ini daya minat wisatawan manca negara minim berkunjung ke tanah Papua. Namun dengan adanya pemekaran DOB, tentu saja pertumbuhan ekonomi dan perkembangan Papua kedepan akan semakin lebuh baik.

“Salah satunya isu sosial seperti yang terjadi saat ini, dengan pemekaran DOB pastinya akan ada perubahan, sehingga wisatawan asing juga pasi banyak yang datang ke Papua,” tuturnya.

Tentu hal inu menurut dia bukan pekerjaan mudah, namun butuh kerjasama semua pihak sehingga situasi sosial di Papua ini tidak lagi menjadi perosalan dalam hal mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sumber daya yang ada.

“Dan juga biaya, ini yang perlu menjadi perhatian kita semua karena kadang kala biaya ke tempat wisata saja mahal sekali, coba seperti di tempat lain yang biaya tempat wisatanya murah,” tukas Mesak.

Diapun mengharapkan dengan adanya pemekaran DOB, maka isu pariwisata ini perlu ditngkatkan. Tentunya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada saat ini. “Semua daerah wajib mempromosikan wisatanya masing masing baik melalui media masa, tapi juga media ekstrim,” harapnya.

Dan tentunya yang paling utama kata Mesak, pemerintah mampu mengelolah wisata yang ada dengan segala kebijakan. Sehingga kemudian pengelolahannya teratur. “Promosi wisata sebanyak banyaknya ke manca negara, dengan pemekaran DOB ini saya harap isu pariwisata i i bisa kita tingkatkan,” ujarnya.

Apalagi Papua Induk, dengan adanya pemekaran DOB tentu wisata merupakan salah satu sumber untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu perlu wisata yang ada dikelolah dengan baik. Sehingva dengan begitu tidak hanya dikunjungi wisatawan lokal, tapi manca negara juga akan senang untuk berwisata ke Papua.

Karena semenjak DOB, pertambangan Freport bukan lagi penyumbang PAD untuk Papua induk, namun Papua Induk haru mampu mengelokah wisatanya dengan baik karena itu salah satu sumber untuk PAD.

“Ada banyak hal sebenarnya jika ingin ekonomi kita bertumbuh, salah satu wisata, kalau kita bisa kelolah wisata ini dengan baik saya yakin pertumbuhan ekonomi kita juga akan cepat,” pungkasnya. (rel/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…

23 hours ago

Seminggu Berlalu, Nasib 9 Wanita yang Diculik Belum Diketahui

Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…

24 hours ago

Ribuan ​Artefak dan Dokumen Bersejarah Papua dari Belanda Dipulangkan

​Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…

1 day ago

Gara-gara Asap, Pasien Sempat Dievakuasi

Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…

1 day ago

Libatkan 9 Dokter, Langkah Pertama Buat Saluran Pembuangan Feses

Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…

1 day ago

Ternyata Bukan dari Tepung Ubi, Pakar IPB Sebut Tepung Jagung

Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…

1 day ago