Sejumlah orang dari kelompok Dang yang kemudian bertemu dengan korban di lokasi lalu mengejarnya hingga di depan Polsek, kemudian menghujaninya dengan anak panah hingga korban tewas. “Dia keluar di jalan aspal, sampai di luar mereka kejar sampai di depan Polsek sini langsung mereka bilang wah ini dari pihak atas (Kelompok Newegalen), langsung mereka panah dia,” kata Yusak.
“Setelah panah mereka kejar dia lagi sampai lari ke belakang lapangan baru (korban) tumbang disitu,” sambungnya. Lebih lanjut, kata Iptu Yusak bahwa sementara ini belum diketahui apakah korban benar-benar dari kelompok Newegalen ataukah hanya warga setempat yang sempat melintas di lokasi dan ikut mengkonsumsi miras bersama.
“Kita belum tahu karena dia kan baru turun dari atas (Distrik Beoga) dan tidak ikut perang,” ujarnya. Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit untuk tindakan medis lebih lanjut sebelum dipulangkan ke pihak keluarga guna menjalani ritual selanjutnya. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…