Sejumlah orang dari kelompok Dang yang kemudian bertemu dengan korban di lokasi lalu mengejarnya hingga di depan Polsek, kemudian menghujaninya dengan anak panah hingga korban tewas. “Dia keluar di jalan aspal, sampai di luar mereka kejar sampai di depan Polsek sini langsung mereka bilang wah ini dari pihak atas (Kelompok Newegalen), langsung mereka panah dia,” kata Yusak.
“Setelah panah mereka kejar dia lagi sampai lari ke belakang lapangan baru (korban) tumbang disitu,” sambungnya. Lebih lanjut, kata Iptu Yusak bahwa sementara ini belum diketahui apakah korban benar-benar dari kelompok Newegalen ataukah hanya warga setempat yang sempat melintas di lokasi dan ikut mengkonsumsi miras bersama.
“Kita belum tahu karena dia kan baru turun dari atas (Distrik Beoga) dan tidak ikut perang,” ujarnya. Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit untuk tindakan medis lebih lanjut sebelum dipulangkan ke pihak keluarga guna menjalani ritual selanjutnya. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…