Sejumlah orang dari kelompok Dang yang kemudian bertemu dengan korban di lokasi lalu mengejarnya hingga di depan Polsek, kemudian menghujaninya dengan anak panah hingga korban tewas. “Dia keluar di jalan aspal, sampai di luar mereka kejar sampai di depan Polsek sini langsung mereka bilang wah ini dari pihak atas (Kelompok Newegalen), langsung mereka panah dia,” kata Yusak.
“Setelah panah mereka kejar dia lagi sampai lari ke belakang lapangan baru (korban) tumbang disitu,” sambungnya. Lebih lanjut, kata Iptu Yusak bahwa sementara ini belum diketahui apakah korban benar-benar dari kelompok Newegalen ataukah hanya warga setempat yang sempat melintas di lokasi dan ikut mengkonsumsi miras bersama.
“Kita belum tahu karena dia kan baru turun dari atas (Distrik Beoga) dan tidak ikut perang,” ujarnya. Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit untuk tindakan medis lebih lanjut sebelum dipulangkan ke pihak keluarga guna menjalani ritual selanjutnya. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Teheran kemudian mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Ketidaksenangan Trump mencerminkan harapan Washington…
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, Presiden Prabowo telah memitigasi berbagai…
Mobil listrik Cello pun lahir sebagai salah satu prototipe yang cukup ambisius pada masanya. Secara…
Konflik di Timur Tengah yang disebabkan oleh serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap…
Kapal yang dioperasikan perusahaan Safeen Prestige tersebut tiba-tiba mengalami ledakan hebat sebelum akhirnya tenggelam ke…
Penjelasan mengenai hal-hal yang membatalkan puasa Ramadan tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan…