

Aktivitas penjual daging ayam di Pasar Pharaa Sentani, di saat pasar ikan terbatas, Sabtu (3/1). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Usai perayaan Tahun Baru 2026, harga ikan di Pasar Pharaa Sentani masih mengalami lonjakan. Kondisi ini disebabkan menipisnya stok ikan yang tersedia di pasar.
Sejumlah pedagang ikan mengaku kenaikan harga terjadi akibat terbatasnya pasokan ikan. Selain faktor cuaca ekstrem dan tingginya gelombang laut, aktivitas nelayan yang belum kembali melaut pasca-perayaan tahun baru turut mempengaruhi ketersediaan ikan.
Salah satu pedagang ikan, Ali Mudin, menjelaskan sejak 1 Januari sebagian besar nelayan masih merayakan tahun baru sehingga belum ada pasokan ikan dalam jumlah besar yang masuk ke pasar.
“Biasanya stok ikan kami dapatkan dari Pasar Hamadi, seperti ikan ekor kuning, cakalang, salem, kembung, ikan deo, dan beberapa jenis lainnya. Namun sejak 1 Januari hingga sekarang, stok masih sangat terbatas,” ujar Ali, Sabtu (3/1).
Ia menambahkan, keterbatasan pasokan memaksa pedagang menjual ikan dengan harga yang cukup tinggi. Bahkan, sebagian pedagang ikan di Pasar Pharaa Sentani tidak dapat berjualan karena tidak kebagian stok.
“Untuk sementara kami hanya menjual stok yang ada. Banyak pedagang lain yang tidak dapat menjual karena tidak mendapatkan ikan,” katanya.
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…