Categories: BERITA UTAMA

Nasib Pedagang Pasar Pharaa Segera Diputuskan

SENTANI -Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay mengatakan, masyarakat diharapkan tetap bersabar dalam menunggu hasil  penyebab terjadinya kebakaran yang terjadi di pasar phaara, sentani, Senin dini Hari (2/12) lalu.

“Masyarakat tidak boleh berspekulasi terhadap apa penyebab terjadinya kebakaran yang terjadi di Pasar Phaara Sentani. Masyarakat diharapkan tetap bersabar dalam menunggu hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim inafis setelah turun melakukan olah TKP,”ungkapnya, Selasa(13/12).

Diakui, penyebab kebakaran bisa disebabkan dari beberapa faktor, mulai dari human error, faktor disengaja, atau faktor alam. Oleh karena itu, dalam melakukan penyelidikan terkait apa penyebab terjadinya kebakaran itu, tentu dibutuhkan waktu untuk tim bekerja karena tidak bisa dilakukan dengan cepat.

Dan diharapkan jika memang ada masyarakat yang mau menjadi saksi atas melihat langsung awal mula api itu muncul dari mana, tentu masyarakat ini bisa datang untuk memberikan kesaksian supaya digali dari informasi yang diberikan oleh saksi tersebut.

Kapolres menegaskan, pada  intinya masyarakat diminta tidak boleh berspekulasi terhadap kejadian kebakaran di pasar phaara sentani karena jangan sampai penyebabnya tidak dari hal tersebut, dan sudah menyebar ke masyarakat tentu ini bisa membuat resah masyarakat khususnya pedagang yang mengalami musibah kebakaran di pasar itu.

Sementara itu dari pantauan wartawan Cendrawasih Pos, lokasi kebakaran sudah banyak didatangi pedagang yang kios dan lapaknya terbakar, mereka datang untuk menyelamatkan barang dagangannya yang masih bisa diselamatkan, dan ada juga pedagang yang sudah kembali berjualan namun memakai lapak di pinggiran terminal yang ada di samping Pasar Pharaa  Sentani khususnya para mama-mama papua yang berjualan di atas atas menjual hasil kebun mereka seperti sayur-sayuran, ubi-ubian, singkong dan buah buahan.

Sementara itu, Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa berharap, pedagang tetap harus bersabar atas musibah kebakaran yang terjadi, dan apapun hasilnya dari penyebab kebakaran tersebut, semuanya diserahkan kepada pihak berwajib yang mempunyai kewenangan untuk melakukan penyelidikan.

Dan dalam waktu dekat ini tentunya pemerintah daerah akan melakukan Rapat Koordinasi dalam membahas nasib pedagang yang mengalami musibah kebakaran di Pasar Pharaa Sentani. Untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil  oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura, baik yang harus segera dilakukan maupun untuk jangka pendeknya, jangka menengahnya dan jangka panjangnya.

Sekaligus dilakukan inventaris data pedagang yang kios dan lapaknya terbakar, berapa jumlah kerugiannya, termasuk solusi apa yang diberikan supaya pedagang bisa kembali berjualan. “Pemerintah juga akan melakukan evaluasi terkait pos penjagaan dan pengamanan yang selama ini dilakukan petugas di Pasar Phaara Sentani. Itu termasuk kepatuhan pedagang untuk tidak melakukan penyambungan  instalasi listrik sembarangan. (dil/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 day ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

2 days ago