Categories: BERITA UTAMA

Tolak Eksploitasi Isu SARA, Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Ketua FKUB Provinsi Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk berbincang-bincang dengan Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, SIK, M.Si., uai deklarasi damai FKUB di STAKIN Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (3/4). ( FOTO: Robert Mboik/Cepos)

SENTANI-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua melakukan deklarasi damai di tanah Papua. Deklarasi ini dilakukan di STAKIN, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (3/4). 

Deklarasi yang dihadiri, Ketua FKUB Provinsi Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk, Wakapolda Papua , Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, SIK., M.Si., ketua MUI Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage serta tokoh agama lainnya, digelar terkait dengan aksi terorisme yang terjadi di depan gerbang Gereja Katedral Makassar termasuk aksi-aksi terorisme lainnya yang terjadi di wilayah Indonesia belakangan ini.

Setidaknya ada 4 poin utama yang dideklarasikan dalam kesempatan itu. Pertama FKUB Papua menyatakan sikap mengutuk keras dan mengecam setiap aksi terorisme bom bunuh diri yang terjadi di depan gerbang Gereja Katedral Makassar beberapa waktu yang lalu.

Kedua, mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat serta umat beragama di Provinsi Papua untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. 

“Kami bertekad menjadi yang terdepan dan bersama segenap komponen bangsa untuk terus merawat kerukunan umat beragama demi tetap tegaknya persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap ketua MUI Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage saat membacakan poin ketiga deklarasi. 

Poin keempat, FKUB Papua mengajak seluruh komponen masyarakat  dan umat beragama di Provinsi Papua untuk menolak segala bentuk eksploitasi isu SARA, intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Ketua MUI Provinsi Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage mengatakan peristiwa bom bunuh diri di depan gerbang Gereja Katedral Makassar termasuk perilaku biadab yang sangat menciderai persatuan dan kesatuan umat beragama di Indonesia. “Oleh karena itu, kami tidak mengharapkan sekte-sekte itu menyebar ke Tanah Papua,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya mengajak seluruh umat beragama di tanah Papua agar tidak terprovokasi dengan kejadian-kejadian yang terjadi di Makassar dan Mabes Polri. Dan harus menahan diri dan menjaga keluarga, lingkungan, bangsa agar tidak terjangkit pengaruh atau paham radikalisme yang sangat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa kedepan.
“ Negara juga harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Bahkan selektif terhadap aliran atau paham yang masuk ke Indonesia agar tidak menjadi benih-benih terorisme,” pintanya.
Di tempat yang sama Ketua FKUB Provinsi Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk mengapresiasi langkah pihak kepolisian yang dengan gerak cepat mengungkap pelaku atau dalang dari peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Makassar.

“Prestasi itu luar biasa. Bahkan, dengan cepat melumpuhkan seorang wanita di Mabes Polri. Saya percaya kemampuan TNI-Polri dalam menangani terorisme,” katanya.

Sementara itu,  Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.IK, M.Si mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan dan keluarganya. Artinya, harus peduli terhadap lingkungan bahkan sesama.
“Peduli, setidaknya tahu siapa saja yang tinggal di kompleknya. Termasuk di kanan dan kirinya, sehingga pada saat muncul kecurigaan mudah diantisipasi dengan cepat. Makanya, kita sudah harus menjadi polisi bagi diri sendiri,” tambahnya. (roy/nat)

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

24 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

1 day ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

1 day ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

1 day ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

1 day ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

1 day ago