Categories: BERITA UTAMA

Lima Jenazah Dievakuasi, Satu Berhasil Selamat

Selamat Usai Sembunyi di Lubang Selama Lima Hari

JAYAPURA-Satgas Operasi Damai Cartenz bersama aparat gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi enam korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo, Batalion Yamuhe, Kanibal, dan Sisibia pimpinan Kopitua Heluka di lokasi tambang ilegal di Kabupaten Yahukimo.

Seluruh korban dievakuasi ke RSUD Dekai, termasuk seorang korban selamat yang berhasil bertahan hidup di dalam hutan selama lima hari. Evakuasi dilakukan dalam dua tahap yang dimulai sejak Rabu (1/10) hingga Kamis (2/10).

Pada evakuasi pertama, Rabu malam, tim berhasil mengevakuasi empat orang korban di lokasi Tambang Kali Kuk, Distrik Seradala. Dari empat korban tersebut, tiga ditemukan meninggal dunia, yakni Robert Agama (37), Yunus Agama (29), dan Marselino Lumare (32). Sementara seorang korban selamat bernama Yohanes Bouk (22).

Keesokan harinya, Kamis (2/10), aparat kembali melanjutkan pencarian dan berhasil mengevakuasi dua korban lainnya di lokasi Tambang Kali I, Distrik Seradala. Kedua korban yang ditemukan meninggal dunia adalah Andika Pratama dan Fikram Amiman.

Seluruh jenazah langsung dibawa ke RSUD Dekai untuk penanganan medis, sementara korban selamat segera mendapat perawatan intensif. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan kondisi korban selamat cukup memprihatinkan. “Saat dievakuasi, ia menderita malaria campuran.

Mungkin karena selama lima hari ia bertahan hidup di hutan dengan cara bersembunyi di lubang tanpa makanan dan minuman,” ungkap Faizal dalam keterangannya, Kamis (2/10).

Faizal menegaskan, dengan tambahan evakuasi tersebut, total korban yang berhasil dievakuasi hingga kini berjumlah 7 orang meninggal dunia (MD) dan 5 orang selamat.

Sebelumnya pada Jumat (26/9) terlebih dahulu ada 2 penambang yang tewas. Ia menekankan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi KKB.

“Kami akan kejar dan tangkap para pelaku serta bertindak tegas secara profesional terhadap siapa pun yang terlibat dalam kejahatan bersenjata. Stabilitas keamanan di Yahukimo adalah prioritas utama,” tegas Faizal.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

37 minutes ago

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

2 hours ago

Cegah Narkoba, Gelar Operasi Antik Noken 2026 di THM

Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…

6 hours ago

Polres Mimika Bubarkan Tawuran dan Amankan Pemuda Bersenjata Tajam

Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…

7 hours ago

Sukses Gelar Orientasi, Anggota DPRK Tolikara Siap Jalankan Tugas Legislasi

Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…

8 hours ago

Berikan Ruang Kepada Daerah Kelola Dana Tambahan Otsus

  Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…

9 hours ago