

Ketua RT 02, Husnadi Surdiman selaku Guru Ngaji saat menunjukkan lokasi rumahnya yang terbakar bersama sejumlah rumah lainnya di Dok V Jayapura, Kamis (2/10). (foto:Karel/Cepos)
Mengunjungi Lokasi Kebakaran Dok V Pasca Masa Tanggap Darurat Berlalu
Hampir dua minggu sudah peristiwa kebakaran di Kompleks Mandala, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, pada Kamis 18 September 2025 terjadi. Meski masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah sudah berlalu, namun masyarakat korban kebakaran belum sepenuhnya bisa kembali kepada rutinitasnya
Laporan: Karolus Daot_Jayapura
Bongkahan batu tela yang menghitam, puing-puing kayu hangus, hingga sisa atap seng yang melengkung karena panas api masih terlihat berserakan di lokasi kebakaran di RT 02/RW 01, Kompleks Dok V Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Kamis (2/10) siang kemarin.
Jejak amukan si jago merah masih melekat kuat baik di tanah yang rata dengan abu maupun di ingatan para korban yang kehilangan tempat tinggalnya. Di dekat sisa reruntuhan, sebuah tenda darurat dari Dinas Sosial Kota Jayapura masih berdiri tak jauh dari lokasi kebakaran. Tenda itu jadi tempat warga antre makanan dan mencatatkan nama mereka sebagai korban musibah.
Kini, tenda tersebut nyaris kosong, hanya tersisa meja dan kursi, menyisakan cerita tentang perjuangan para korban yang bertahan hidup. Tenda pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan juga sudah tidak terlihat lagi.
Sebagian warga korban kini menumpang di rumah keluarga atau menyewa kontrakan seadanya. Sebagian lain, termasuk Husnadi Surdiman Ketua RT 02 masih bertahan di Masjid Ar Rahman, yang sejak awal dijadikan tempat pengungsian sementara.
Di antara reruntuhan itu, Husnadi berdiri. Tangannya menggenggam erat sebuah kantong plastik hitam berisi data para korban kebakaran. Tercatat ada 60 kepala keluarga, 196 jiwa, dan 28 unit bangunan, termasuk rumah pribadi saya jadi korban kebakaran kemarin,” ungkap Husnadi, Kamis (2/10).
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…